Komisioner KPU Hasyim Asyari. Medcom.id/Faisal Abdalla
Komisioner KPU Hasyim Asyari. Medcom.id/Faisal Abdalla

KPU Pastikan Surat Suara Belum Dicetak

Pemilu surat suara pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Faisal Abdalla • 03 Januari 2019 07:16
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan kabar tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos bohong alias hoaks. Pasalnya, hingga kini KPU belum mencetak surat suara untuk Pemilu 2019.
 
"Proses pengadaan surat suara sedang berjalan, nyetaknya saja belum," kata Komisioner KPU Hasyim Asyari di Gedung Bea dan Cukai Kantor Pelayanan Utama, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 3 Januari 2019.
 
Hasyim mengatakan KPU baru akan mengundang peserta pemilu untuk bersama-sama melakukan validasi surat suara, Jumat, 4 Januari 2019. Dengan begitu, bisa dipastikan belum ada surat suara yang dicetak oleh KPU.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kabar 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Hoaks
 
KPU menganggap serius isu tersiarnya kabar bohong perihal tujuh kontainer berisi surat suara yang telah tercoblos. Pasalnya, surat suara merupakan instrumen penting dalam tahapan Pemilu 2019.
 
"Surat suara itu adalah logistik utama pemilu, di mana suara rakyat diekspresikan dalam surat suara, dan satu-satunya pihak yang dalam Undang-undang ditugaskan untuk mengadakan surat suara itu KPU," tutur Hasyim.
 
Baca: KPU Minta Penyebar Hoaks Surat Suara Tercoblos Ditangkap
 
Hasyim menegaskan KPU ingin siapapun yang terlibat dalam membuat dan menyebarkan kabar ini diproses hukum. Mereka harus bertanggung jawab atas berita bohong yang kadung beredar.
 
"Intinya dalam hukum, siapa yang bertindak dia bertanggung jawab," tegas Hasyim.
 
Sebelumnya, beredar kabar ada tujuh kontainer yang masing-masing berisi 10 juta surat suara tercoblos untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo - Ma'ruf Amin. Kabar bohong itu tersiar melalui rekaman suara di media sosial serta melalui tulisan pesan berantai.
 
Kabar itu semakin ramai setelah Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief ikut mencuitkan kabar tersebut melalui akun Twitter pribadinya @AndiArief_.
 
"Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya karena ini kabar sudah beredar," kicau Andi.
 
Informasi itu dicuitkan Andi pada Rabu, 2 Januari 2019 sekitar pukul 20.05 WIB. Namun, beberapa saat kemudian, Andi menghapus tweet tersebut.
 

 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif