Tim Jokowi Ancang-ancang Rebut Suara Prabowo
Abdul Kadir Karding--Medcom.id/Faisal Abdalla.
Jakarta:Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) optimis memenangkan pemilihan umum 2019. Wakil Ketua TKN-KIK Abdul Kadir Karding menyebut akan merebut suara dari pendukung Prabowo-Sandiaga seiring berjalannya kampanye.

"Kita akan mengambil suara yang belum die hard (yakin) di Prabowo. Kita mengambil yang mendukung, tapi masih ragu (swing voters), masih belum 100 persen. Tentu dengan upaya-upaya khusus, strategi khusus," kata Karding saat dihubungi, Rabu, 28 November 2018.


Pihaknya, kata dia, telah memetakan daerah dengan pemilih mengambang atau swing voters. Daerah-daerah kota, kelas menengah, dan daerah dengan banyak institusi pendidikan, akan menjadi sasaran kampanye. Sebab, di daerah itu kecenderungan swing voters tinggi.

Baca: Kubu Jokowi Tak Peduli Hasil Survei Median

Menurutnya, akan ada sosialisasi masif tentang narasi dan diskusi intens menyerap aspirasi di sana. "Jadi itu, nanti akan kita bangun secara baik dan kreatif, fokus kepada kelompok-kelompok pemilih yang kita tuju," sebut Karding.

Selain sosialisasi aktif dan interaksi, pihaknya juga akan mengklarifikasi isu-isu negatif di daerah. Sebab hal itu sangat berpengaruh terhadap elektabilitas.

TKN, kata dia, meminta para calon legislatif untuk berada di garda terdepan upaya ini, dan mendongkrak elektabilitas Joko Widodo. Para caleg dari sembilan partai pengusung harus bisa memaksimalkan sosialisasi dan mengkapitalisasi potensi elektoral dari petahana.

Sosialisasi capaian pemerintah, kata Karding, harus dibeberkan dalam kampanye para caleg. Karena merekalah salah satu ujung tombak dari TKN-KIK. Tuntutan pada caleg ini, sekaligus mengurangi kekhawatiran atas efek ekor jas.

Pasalnya, kata dia, banyak pemilu di luar negeri yang memang tak ada relevansi terkait coattail effect. "Karena memang kalau calegnya bekerja keras maka efek ekor jas bisa kita hindari atau hilangkan," sebut Karding.



(YDH)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id