Wasekjen Demokrat Andi Arief. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Wasekjen Demokrat Andi Arief. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Ralat Suara Sandiaga Memperkuat Tudingan 'Setan Gundul'

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
M Sholahadhin Azhar • 07 Mei 2019 12:00
Jakarta: Tudingan adanya ‘setan gundul’ yang memasok data klaim kemenangan di kubu pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dianggap realistis. Pasalnya, pasangan nomor urut 02 itu meralat klaim perolehan suara seperti analisis Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Andi Arief.
 
"Karena prediksi Andi, Pak Prabowo menang di angka 54-56 persen, jadi kalau Sandi menyatakan 58 persen menjadi masuk akal kan," kata Ketua Divisi Advokasi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean ketika dihubungi, Selasa, 7 Mei 2019.
 
Ia menyebut tudingan 'setan gundul' yang dilontarkan Andi Arief bukan asal bicara. Pasalnya, memang ada revisi capaian perolehan suara yang disampaikan Sandiaga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ferdinand menyebut Andi telah mengalkulasi dan membandingkan kemenangan Prabowo dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009. Saat itu, Ketua Umum Demokrat mendominasi wilayah Jawa, tetapi hanya mendapat 60 persen.
 
Atas dasar tersebut, Ferdinand menyebut kemenangan 62 persen suara tak logis. Pasalnya, Prabowo dominan di Sumatera, sedangkan Jawa dikuasai pasangan petahana, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
 
"Kalaupun Prabowo menang, itu di kisaran 54-56 persen," kata dia.
 
Pernyataan Sandiaga dianggap Ferdinand sebagai gayung bersambut analisis Andi Arief. Kemarin, Sandi meralat capaian pihaknya dalam pemilihan umum. Perolehan suara turun dari klaim sebelumnya di kisaran 62 persen.
 
Baca: PKS Menduga 'Setan Gundul' Justru Demokrat
 
"Per hari ini C1 Pak Djoko Santoso (Ketua Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga) berikan update paslon 02 di C1 yang sudah dikumpulkan BPN ada di posisi 58 persen," ujad Sandi di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 6 Mei 2019.
 
Ia tak menampik Prabowo Subianto memang mendapat informasi soal elektabilitas 62 persen. Namin, Sandi membantah Prabowo fanatik pada persentase itu. Pihaknya hanya menunjukkan sikap untuk menghormati informasi tersebut.
 
Terkait tuduhan 'setan gundul' dari Andi Arief, Sandi tak ingin berspekulasi. Ia meminta Andi mengungkap siapa ‘setan gundul’ yang dimaksud. "Kalau ada tuduhan si ‘setan gundul’ ini ya kita cari siapa si ‘setan gundul’," kata Sandi.
 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif