Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id.

Pleno Rekapitulasi KPU Jabar Rampung

Pemilu pileg pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Antonio, P Aditya Prakasa • 14 Mei 2019 12:05
Bandung: Pleno terbuka rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat rampung, Senin 13 Mei 2019 malam. Hasilnya pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin hanya unggul 6 dari 27 daerah kabupaten/kota.
 
Hasil tersebut berdasarkan penghitungan suara dalam formulir DC-I PPWP Provinsi Jawa Barat yang dibacakan Ketua KPU Jawa Barat, Rifqi Alimubarok, Senin 13 Mei 2019 malam.
 
Rapat pleno terbuka tersebut digelar sejak 8 Mei hingga 11 Mei. Namun terdapat beberapa daerah yang belum tuntas merekapitulasi tingkat kecamatan hingga kabupaten/kota salah satunya Kabupaten Bekasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rapat pleno pun diperpanjang hingga Senin 13 Mei kemarin hingga pukul 22.00 WIB. Hasilnya, pasangan nomor urut 01 meraih 10.750.568 suara dan hanya unggul di enam daerah yakni Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Indramayu, Subang, Banjar dan Pangandaran.
 
Sedangkan pasangan nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan 16.077.446 suara dan mampu unggul di 21 daerah yaitu Bogor, Sukabumi, Cianjur, Kabupaten Bandung, Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Majalengka, Sumedang, Karawang, Purwakarta, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Cimahi, dan Kota Tasikmalaya.
 
"Jadi sudah dipastikan perolehan suara untuk 27 kota/kabupaten sudah tidak ada selisih dan kita sudah sahkan," kata Rifqi, Selasa 14 Mei 2019.
 
Kekalahan raihan suara Jokowi di Jabar hampir serupa dengan Pilpres pada tahun 2014. Saat itu, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla harus mengakui keunggulan Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Hatta Rajasa.
 
Saat itu, pasangan Prabowo-Hatta unggul dengan perolehan suara 14.167.381 atau 59,78 persen. Sementara itu, pasangan Jokowi-JK mendapat suara 9.530.315 atau 40,22 persen.
 
Pasangan Prabowo-Hatta menang di 22 kabupaten/kota di Jabar. Sementara itu, Jokowi-JK hanya unggul di empat kabupaten/kota di Jabar, yakni Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon.
 
Pleno Kabupaten Bekasi
 
Pleno rekapitulasi KPU Jabar sempat tertunda lantaran Kabupaten Bekasi baru menyampaikan hasil rapat rekapitulasi ke KPU Jabar, Senin, 14 Mei 2019.
 
Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Bekasi, Abdul Haris mengatakan, keputusan hasil rekapitulasi tingkat Kabupaten Bekasi sudah disahkan. "Dan sekarang kita ke Provinsi Jawa Barat untuk mengikuti rekap tingkat provinsi di Bandung," kata dia saat dihubungi.
 
Ia menjelaskan, pleno tingkat kabupaten baru selesai dilaksanakan karena menunggu hasil pleno di Kecamatan Tambun Selatan. Hal itu disebabkan karena dinamika proses penghitungan suara di Tambun Selatan.
 
Selain itu, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di kecamatan tersebut adalah yang terbanyak dibanding kecamatan lain yakni mencapai 1185 TPS.
 
"Terutama di Tambun Selatan ini kan ya, dinamika dalam proses rekapnya luar biasa. Yang kedua Tambun Selatan ini kan terakhir ya, tentu buat partai-partai untuk mendapatkan kursi, sehingga setiap partai keras upayanya untuk mendapatkan kursi di Tambun Selatan. Sehingga membuat para saksi juga kritis, barangkali keberatan - keberatan juga selalu disampaikan, itu yang kemudian membuat agak lambat," tuturnya.
 
Kendati demikian, pleno tersebut tidak melampaui jadwal tahapan. Menyusul keluarnya surat nomor 813/PL.02.6_SD/06/KPU/V/2019 tertanggal 12 Mei 2019 dari Komisi Pemilihan Umum.
 
Pada poin pertama surat itu disebutkan bahwa apabila rekapitulasi penghitungan perolehan suara di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, dan/atau provinsi tidak dapat diselesaikan sesuai dengan tahapan masing - masing, maka PPK, KPU Kabupaten Kota dan KPU Provinsi tetap melanjutkan rekapitulasi paling lambat tiga hari setelah tahapan rekapitulasi.
 
"Iya ada penambahan waktu tiga hari, jadi semalam itu kita tidak melampaui tahapan jadi masih dalam tahapan," ujarnya.

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif