Bawaslu Hentikan Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet
Anggota Bawaslu Rahmat Bagja - MI/Rommy Pujianto.
Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menghentikan laporan kasus kabar bohong yang melibatkan aktivis Ratna Sarumpaet. Bawaslu berpandangan kasus Ratna bukan pelanggaran Pemilu. 

"Kasusnya dihentikan. Itu rekomendasi resmi Bawaslu," kata anggota Bawaslu Rahmat Bagja ketika dihubungi, Kamis, 25 Oktober 2018. 


Bagja mengatakan Bawaslu menghentikan kasus tersebut lantaran tidak memenuhi unsur kampanye. Kasus tersebut otomatis tak akan dilanjutkan ke tingkat penyidikan. 

"Tidak, tidak (dilanjutkan ke penyidikan). Karena tidak memenuhi unsur kampanye," tutur dia. 

Berdasarkan salinan surat pemberitahuan tentang status laporan yang diterima Medcom.id, ada tiga laporan terkait kasus hoaks Ratna Sarumpaet.

Laporan pertama dengan nomor 04/LP/PP/RI/00.00/X/2018 dilaporkan oleh Muhammad Sayidi dengan terlapor calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto. Status laporan tersebut dihentikan karena terlapor tidak terbukti melakukan pelanggaran pemilihan umum sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. 

(Baca juga: Ratna Sarumpaet Tak Mau Diperiksa Bawaslu)

Laporan kedua dengan nomor 03/LP/PP/RI/0/0.00/X/2018 dilaporkan oleh Silas Datu dengan terlapor Badan Pemenangan Prabowo-Sandiaga (Prabowo, Fadli Zon, Dahnil Simanjuntak, Hanum Rais, Rachel Maryam). Status laporan itu juga dihentikan karena terlapor tidak terbukti melakukan pelanggaran pemilihan umum sebagaimana diatur dalam Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. 

Laporan ketiga dengan nomor 02/LP/PP/RI/00.00/X/2018 dilaporkan oleh Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ade Irfan Pulungan dengan terlapor Ratna Sarumpaet. Status laporan tersebut juga dihentikan dengan alasan yang sama dengan dua laporan sebelumnya. 
 



(REN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id