Foto kolase warga menunjukkan jari yang telah tercelup tinta usai menggunakan hak pilihnya saat pemilu di Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya, Jawa Timur. (Foto: ANTARA/Didik Suhartono)
Foto kolase warga menunjukkan jari yang telah tercelup tinta usai menggunakan hak pilihnya saat pemilu di Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya, Jawa Timur. (Foto: ANTARA/Didik Suhartono)

22 Mei Sejarah Bangsa yang Harus Dijaga

Pemilu pileg pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Ilham Pratama Putra • 18 Mei 2019 11:03
Jakarta: Hasil rekapitulasi penghitungan suara pemilu akan selesai pada 22 Mei 2019. Masyarakat diminta menciptakan suasana damai.
 
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Ibnu Sina. Dia meminta agar hasil pemilu tak merusak keutuhan bangsa.
 
"Ini sejarah dalam kehidupan berbangsa kita. Mari ciptakan suasana aman, damai," kata Ibnu kepada Medcom.id, Sabtu, 17 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terlebih, kata Ibnu, saat ini merupakan Ramadan. Bulan yang suci ini diharapkan sebagai momentum agar masyarakat lebih tenang dan menerima hasil kerja Komisi Pemilihan Umum (KPU).
 
Baca juga:Sandiaga Menentang Ajakan Arief Poyuono
 
Masyarakat diminta untuk menghargai KPU dan Bawaslu sebagai lembaga penyelenggara pemilu. KPU dan Bawaslu telah melakukan yang terbaik demi berlangsungnya pemilu di Tanah Air.
 
"Kita serahkan seluruhnya pada lembaga negara, KPU yang umumkan, mudah-mudahan apa pun hasilnya kita bisa menerima semuanya," ujarnya.
 
Dia berharap, apa pun hasil pemilu nanti masyarakat bisa berbahagia. Hasil pemilu merupakan kemenangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
 
"Jaga kedamaian, jaga keamanan. Hasilnya bisa jadi kemanfaatan seluruh rakyat Indonesia," pungkas Ibnu.
 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif