Ilustrasi- Gedung DPRD DKI Jakarta. MI/Susanto.
Ilustrasi- Gedung DPRD DKI Jakarta. MI/Susanto.

Hanura dan PPP Telan Pil Pahit di DKI Jakarta

Pemilu dprd dki
Kautsar Widya Prabowo • 13 Agustus 2019 07:53
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah DKI Jakarta menetapkan perolehan kursi partai politik di DPRD DKI Jakarta. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Hanura harus menelan pil pahit karena penurunan perolehan kursi.
 
"PPP memperoleh 175.935 suara dengan satu kursi," ujar Ketua KPU DKI Jakarta Betty Epsilon, di kawasan Jakarta Pusat, Senin, 12 Agustus 2019.
 
Perolehan suara PPP merosot tajam. Pada Pemilu 2014, partai berlambang kakbah itu memperoleh 452.224 suara. PPP mengantongi 10 kursi di DPRD DKI pada periode 2014-2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nasib nahas juga diderita Partai Hanura. Mereka hanya memperoleh 103.073 suara. Hanura bahkan tak memiliki kursi di DPRD DKI periode ini.
 
Baca: KPU DKI Tetapkan Anggota DPRD
 
Padahal, partai besutan Oesman Sapta Odang itu memiliki 10 kursi di DPRD DKI periode 2014-2019. Saat itu, mereka mengantongi 357.006 suara di Pemilu 2014.
 
Dua partai tersebut sempat mengalami konflik internal pada periode 2014-2019. PPP ditinggalkan salah satu pentolannya, Abraham Lunggana alias Haji Lulung. Lulung berpindah ke Partai Amanat Nasional (PAN) dan maju sebagai calon anggota DPR RI di Pemilu 2019.
 
Konflik internal Partai Hanura dimulai ketika kepemimpinan Oesman Sapta Odang digugat kubu Sarifuddin Sudding. Oesman Sapta juga beberapa kali menyalahkan Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto sebagai biang keladi merosotnya perolehan suara partai.

 

(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif