Malang: Subali, 42, Ketua KPPS 07, Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, mencoba bunuh diri pada Sabtu, 20 April 2019 lalu, karena stres berat. Selain kasus Subali, salah satu petugas KPPS 04, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Agus Susanto, 40, diduga meninggal dunia karena kelelahan.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang, Zainuddin menegaskan peristiwa tersebut tidak mengganggu penghitungan suara saat ini. Pihaknya dibantu oleh sejumlah pihak, salah satunya Pemerintah Kota Malang.
"Peristiwa ini ada di seluruh Indonesia. Ada yang meninggal, ada yang sakit dan lain-lain. Itu pasti ada. Tapi di TPS itu sudah clear. Kalau ada persoalan, semua bisa dibantu anggota yang lain," katanya, Senin 22 April 2019.
Peristiwa semacam ini bakal menjadi bahan evaluasi secara nasional. Salah satunya bisa dengan memberikan asuransi kepada penyelenggara Pemilu di periode selanjutnya.
"Itu regulasi yang akan mengatur dan kesiapan pemerintah untuk dana asuransi itu. Itu mungkin langkah yang bijak. Hasil Pemilu ini secara nasional akan dievaluasi," bebernya.
Disisi lain, Zainuddin masih belum bisa memastikan alasan Subali melakukan percobaan bunuh diri. Sebab, pihaknya masih belum bisa berkomunikasi dengan korban yang juga pegawai kampus Universitas Brawijaya (UB) itu.
"Kita tak bisa menentukan, apa sebelumnya punya masalah. Kami belum bisa berdiskusi karena yang bersangkutan masih di ruang ICU. Yang penting kita memberikan motivasi pada keluarganya bahwa ini adalah musibah kita bersama," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Subali diduga kuat melakukan percobaan bunuh diri karena capek dan stres dengan tugas Pemilu 2019. Sebab, saat bertugas menghitung suara pada Pemilu, 17 April 2019 lalu, ada penghitungan suara yang tidak sesuai. Terdapat selisih perhitungan suara pada surat suara DPD dan DPRD Kota Malang.
Sementara itu, Agus Susanto diketahui meninggal dunia pada Kamis 18 April 2019 dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Sebelumnya, pada pukul 02.00 WIB, Agus baru saja selesai mengantarkan kotak suara di tingkat kelurahan. Setelah itu pulang dan istirahat. Namun, secara tiba-tiba, Agus meninggal dunia.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((SUR))