Wakil Ketua TKN KIK Abdul Kadir Karding/Medcom.id/Arga Sumantri
Wakil Ketua TKN KIK Abdul Kadir Karding/Medcom.id/Arga Sumantri

Karding Paparkan Data Membuktikan Prabowo Berbohong

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf Prabowo-Sandi
Arga sumantri • 26 Desember 2018 12:42
Jakarta: Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, menilai Prabowo Subianto kembali membual. Calon presiden nomor urut 02 itu menyebut Indonesia setingkat negara miskin seperti Rwanda dan Haiti.

"Lagi-lagi Pak Prabowo berbohong dan menyampaikan statement yang menakut-nakuti rakyat," kata Karding kepada Medcom.id, Rabu, 26 Desember 2018.

Karding menilai pernyataan itu hanya membuat rakyat pesimistis. Bagi Karding, pernyataan Prabowo juga minim fakta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Yang paling mengerikan seorang pemimpin pekerjaannya berbohong, bicara tanpa data," ucap Karding. Baca: Indonesia Tak Bisa Dibangun dengan Pikiran Negatif

Karding membeberkan data yang diklaimnya bersumber dari Bank Dunia atau World Bank Tradenomics. Pada 2017, Gross Domestic Product (GDP) Indonesia sebesar US$3.846.

"Sementara di Rwanda 2017 hanya USD748,39. Di Haiti di tahun yang sama GDP-nya US$756,68," beber Karding.

Utang Indonesia pada 2017 sekitar 28,7 persen dari GDP. Pada tahun yang sama, utang Rwanda 40,2 persen dari GDP, dan Haiti 32 persen dari GDP.

Baca: SBY Minta Prabowo Fokus Kampanyekan Program

Inflasi Indonesia pada 2017 tercatat 3,2 persen. Sementara Rwanda -1 persen dan Haiti 14,3 persen.

"Pengangguran kita 5,3 persen. Rwanda 16 persen dan Haiti 14 persen. Ini sumbernya Bank Dunia," tegas ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Karding menganggap pernyataan Prabowo yang menyebut Indonesia setingkat Haiti dan Rwanda ngawur. Ia menilai Prabowo harus mengevaluasi timnya. Prabowo jangan mudah menerima informasi yang datanya lemah.

"Ini berbahaya, karena kalau seorang pemimpin selalu berbohong dan menakut-nakuti, rakyatnya yang kasihan," ucap Karding.


(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi