Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin--Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin--Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Ma'ruf Bakal Rebut Suara di Jabar dan Banten

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf Prabowo-Sandi
M Sholahadhin Azhar • 21 Maret 2019 05:06
Balikpapan: Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menanggapi survei Litbang Kompas di Jawa Barat dan Banten. Menurutnya, selisih tipis di daerah tersebut akan menjadi perhatian serius.
 
"Kita genjot lagi, pulang dari sini (Bengkulu), ke Banten lagi," ujar Ma'ruf di Balikpapan, Rabu, 20 Maret 2019.
 
Ma'ruf mencermati selisih elektabilitas antara Litbang Kompas dan lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) di wilayah Jabar dan Banten. Versi Litbang Kompas, keterpilihan Jokowi-Ma'ruf memang meningkat dari yang tadinya 39,3 persen di Oktober 2018, menjadi 42,1 persen di Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, hal tersebut masih kurang, karena di survei Litbang Kompas, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masih bertahan dengan elektabilitas 47,7 persen di Maret 2019. Pada Oktober 2018, penantang punya elektabilitas 50,2 persen di wilayah tersebut.
 
"Kalau Kompas (selisih) 5 persen, kalau SMRC itu sudah menang 1,5 persen," beber Kiai Ma'ruf.
 
Ma'ruf meatakan, survei dari SMRC mengunggulkan petahana di Jabar dan Banten. Malah, secara nasional selisih petahana dan penantang 26 persen. Tepatnya, Jokowi-Ma'ruf 58 persen dan Prabowo-Sandi 31 persen.
 
Ma'ruf tetap optimistis elektabilitasnya akan terus melejit secara nasional. Prinsipnya, dari survei SMRC dan Litbang Kompas, Ma'ruf akan berpatok pada persentase selisih suara di tengah, yakni sekitar 20 persen.
 
"Kompas ya 11,8 persen (selisihnya). Sekarang kita ambil tengah saja (dari survei SMRC dan Kompas) sekitar 20 persen kan," tandas Ma'ruf.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif