Apel TNI-Polri untuk kesiapan pengamanan Pemilu 2019. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Apel TNI-Polri untuk kesiapan pengamanan Pemilu 2019. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

TNI-Polri Jamin Keamanan TPS

Pemilu pemilu serentak 2019
Siti Yona Hukmana • 14 April 2019 11:21
Jakarta: TNI-Polri menggelar apel patroli skala besar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Minggu, 14 April 2019. Kegiatan ini dalam rangka menjamin keamanan di tempat pemungutan suara (TPS) pada pencoblosan, Rabu, 17 April 2019.
 
"Kami siap menjamin kemananan masyarakat sampai ke TPS. NKRI harga mati," kata Panglima Kodam (Pangdam) Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono diikuti seluruh pasukan di lokasi, Minggu, 14 April 2019.
 
Apel dan patroli ini diikuti sebanyak 6.305 personel. Rinciannya, jumlah pasukan apel 4.750 orang dan 1.555 orang anggota patroli. Seluruh pasukan apel adalah gabungan dari jajaran Polda Metro Jaya berjumlah 1.000 orang, Korbrimob 500 orang, Kopassus 500 orang, Kostrad 1.000 orang, Kodam Jaya 1.000 orang, Marinir 500 dan Paskhas 250 orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, pasukan patroli dilengkapi 421 unit sepeda motor dan 842 orang personel. Selain itu, pasukan dilengkapi motor gede (Moge) 75 unit dengan 75 personel, ranpat 93 unit dengan 186 personel, rantis 73 unit dengan 146 personel, dan truk 153 unit dengan 306 personel.
 
"Lapor, patroli skala besar menjamin keamanan masyarakat sampai ke TPS siap dilaksanakan," kata Kapolres Metro Bandara Soekarno-Hatta AKBP Victor Togi Tambunan dalam apel.
 
Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono lalu melepas seluruh jajaran patroli. Hal itu sebagai simbol pelepasan personel untuk melaksanakan tugas.
 
Dengan demikian, Mayjen Eko memastikan DKI Jakarta khususnya dalam kondisi aman. Masyarakat diminta untuk tidak takut mendatangi TPS saat pencoblosan.
 
Baca: Jokowi: Jangan Takut ke TPS
 
"Jakarta khususnya dalam kondisi aman. Segala bentuk ancaman gangguan kita akan deteksi dan cegah sedini mungkin, sehingga pada 17 April nanti dan pascanya kita berharap dapat berlangsung aman dan damai," imbuh Eko.
 
Irjen Gatot Eddy mengimbau masyarakat dan media untuk ikut mendinginkan politik. Menurut dia, sebelumnya pencoblosan, politik dirasa memanas.
 
"Jangan ada provokator atau kompor mengakibatkan terjadi. Sekarang sudah dingin kita pertahankan terus. Jangan sampai ada perpecahan. Kita jaga pemilu aman dan damai lancar. Siapa pun yang terpilih itu kehendak Allah," pungkas Eddy.
 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif