Petugas medis dari Dinkes Kabupaten Tangerang diterjunkan guna memantau kesehatan para petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang tengah menggelar rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif. Medcom.id/Hendrik Simorangkir
Petugas medis dari Dinkes Kabupaten Tangerang diterjunkan guna memantau kesehatan para petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang tengah menggelar rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif. Medcom.id/Hendrik Simorangkir

Tim Medis Kawal Kesehatan Penyelenggara Pemilu Tangerang

Pemilu pileg pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Hendrik Simorangkir • 22 April 2019 17:47
Tangerang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kerahkan petugas medis mengawal kesehatan petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Langkah iniuntuk antisipasi kelelahan petugas yang tengah rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif 2019.
 
Ketua Desk Pemilu Kabupaten Tangerang Maesal Rasyid memerintahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang untuk mengerahkan tim medis mengawal jalannya rapat pleno Pilpres yang tengah digelar di tingkat kecamatan.
 
"Dinkes melalui Puskesmas untuk mengerahkan tenaga medis baik dokter maupun perawat untuk standby di PPK guna mengawal prosesi pleno tingkat kecamatan," ujar Maesal, Senin, 22 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihaknya sangat memahami letihnya petugas lapangan selama menjaga dan mengamankan pesta demokrasi yang digelar serentak ini saat ini. Ditambah, durasi penghitungan tingkat kecamatan yang memakan waktu cukup lama hingga lebih dari 10 hari.
 
"Sangat manusiawi jika para petugas PPK, Panwaslu dan saksi juga petugas keamanan mengalami dehidrasi sampai kelelahan secara fisik, sehingga membutuhkan suplemen dan kesehatan yang terkontrol, mengantisipasi hal yang tidak diinginkan kita standby kan petugas medis dilokasi rapat pleno PPPK," jelasnya.
 
Ketua PPK Kecamatan Jambe Muhamad mengatakan, banyak petugas KPPS yang tumbang akibat kelelahan dan membutuhkan perawatan medis semenjak tahapan tingkat TPS. Petugas PPK yang sudah pleno sejak Sabtu, 20 April 2019, juga banyak yang sakit dan butuh asupan gizi lebih.
 
"Masuk angin dan mual akibat kelelahan dan kurang tidur menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi petugas," paparnya.
 
Menurut Muhamad, keberadaan tim medis yang disiapkan pemerintah sangat membantu petugas PPK dan saksi yang bertugas. "Selain memeriksakan tensi darah, kita juga memperoleh obat-obatan yang diberikan tim medis untuk dikonsumsi para petugas PPK," jelasnya.
 
Berdasarkan pemantauan di lokasi pleno di Kecamatan Jambe, petugas PPK dan saksi serta petugas keamanan langsung menghampiri tim medis untuk mengontrol kesehatan mereka.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif