Ketua Direktorat Advokasi dan Hukum BPN Sufmi Dasco Ahmad. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Ketua Direktorat Advokasi dan Hukum BPN Sufmi Dasco Ahmad. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

Kubu Prabowo Minta Situng KPU Disetop

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Muhammad Syahrul Ramadhan • 02 Mei 2019 19:16
Jakarta: Direktorat Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno risau dengan sistem informasi penghitungan (situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU). Mereka pun melaporkan situng ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk dihentikan.
 
"Kami nilai situng KPU sudah sangat meresahkan dan situng KPU ini bisa membuat kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi dan pemilu itu berkurang," kata Ketua Direktorat Advokasi dan Hukum BPN Sufmi Dasco Ahmad di Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis, 2 Mei 2019.
 
Sufmi menilai ada banyak human error dalam proses penghitungan versi situng. Hal ini merugikan calon pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penghitungan yang kadang membuat suara 02 itu tidak naik bahkan berkurang sehingga situng KPU dengan penghitungan di lapangan sangat berbeda," ujar Sufmi.
 
Atas dasar itu, BPN berharap Bawaslu menghentikan situng KPU. Selain itu, pihaknya juga ingin membuat suasana kembali kondusif memasuki Ramadan.
 
Dalam pelaporan ini, Sufmi datang membawa bukti kesalahan yang terjadi di 34 provinsi. Selain itu, ada juga bukti berita hoaks yang beredar di media sosial. Namun, ia enggan menyebut jumlah barang bukti yang dibawa.
 
Baca: LSI: Jarak Jokowi dengan Prabowo 17 Juta Suara
 
Sementara itu, dalam data situng di situs pemilu2019.kpu.go.id, pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin masih unggul dengan 55,91 persen dukungan. Kubu petahana meraup 53.491.545 suara.
 
Di sisi lain, kubu penantang Prabowo-Sandi hanya meraih 44,09 persen dukungan pemilih. Pasangan nomor urut 02 mendapatkan 42.187.980 suara.
 
Angka ini adalah penghitungan yang ditayangkan situng KPU per pukul 19.00 WIB, hari ini. Data ini berasal dari 507.959 tempat pemungutan suara (TPS) dari 813.350 TPS atau 62,45 persen total suara.
 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif