Ilustrasi--Suasana diskusi bertajuk 'Pemilu Serentak yang Menghentak'di D'Consulate Resto & Lounge, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 20 April 2019--Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Ilustrasi--Suasana diskusi bertajuk 'Pemilu Serentak yang Menghentak'di D'Consulate Resto & Lounge, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 20 April 2019--Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

LSI Denny JA: Belum Ada Quick Count Meleset

Pemilu penghitungan suara pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Candra Yuri Nuralam • 20 April 2019 12:17
Jakarta: Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA Adjie Alfaraby mengklaim, hasil penghitungan cepat yang sudah dipublikasikan kepada publik bisa dipertanggungjawabkan. Sejak 2004, hasil quick count disebut tidak pernah meleset.
 
"Kalau bicara metodologi sudah banyak dari 2004 sudah banyak diskusi. Dari 2004 sampai sekarang belum ada quick count yang meleset," kata Adji saat diskusi bertajuk 'Pemilu Serentak yang Menghentak'di D'Consulate Resto & Lounge, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 20 April 2019.
 
Adji memambahkan, selama masa karirnya, lembaga survei berhasil memprediksi hasil lebih cepat dibanding KPU meskipun ada di pelosok daerah. Maka dari itu, kredibilitas penghitungan cepat tak perlu dipermasalahkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mulai lokal sampai sekarang enggak ada yang meleset. Hampir semua lembaga tak ada yang meleset. Kalau kredibilitas dan lain-lain harusnya tak ada yang diragukan lagi," ujar Adji.
 
Lebih lanjut Adji sedikit prihatin dengan pemilu serentak 2019 ini. Dia sedikit menyayangkan isu caleg 'terpendam' dengan pemberitaan capres.
 
"Kami melihat tidak ada prinsip keseteraan dari pilpres dan pileg, hampir 70 persen percakapan publik mayoritas pilpres," pungkas Adji.
 
Baca: Prabowo Bawa-bawa Penguin 'Serang' Lembaga Survei
 
Sebelumnya, Prabowo Subianto kembali menyerang lembaga survei penyelenggara hitung cepat atau quick count. Ia menyebut lembaga survei yang hasil hitung cepatnya memenangkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin membohongi publik.
 
"Hei lembaga survei bohong, Kau bisa bohongi penguin di Antartika, rakyat Indonesia tidak mau dibohongi kamu lagi," tegas Prabowo saat berorasi di kediamannya, Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 19 April 2019.
 
Prabowo juga sempat menanyakan itu kepada pendukungnya. Ia melontarkan pertanyaan apakah pendukungnya percaya lembaga survei. "Quick count penipu! Pembohong!," jawab simpatisan.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif