Konferensi pers KontraS soal sikap KPU - Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
Konferensi pers KontraS soal sikap KPU - Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.

KontraS Menilai KPU Mereduksi Tema HAM

Pemilu debat capres cawapres pilpres 2019
Theofilus Ifan Sucipto • 12 Januari 2019 01:48
Jakarta: Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mereduksi esensi Hak Asasi Manusia (HAM) pada debat perdana capres dan cawapres. KPU dinilai mengedepankan kepentingan kedua paslon ketimbang rakyat.
 
"Sikap KPU ini telah mereduksi esensi tema HAM," kata koordinator KontraS Yati Andriyani di kantornya, Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019.
 
Bukan tanpa sebab, hal ini dicetuskan KontraS menanggapi tiga keputusan KPU. Pertama, terkait bocoran pertanyaan debat bagi kedua paslon.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua, kata Yati, terkait ditiadakannya penyampaian visi dan misi kedua paslon. "Ketiga adalah kedua paslon tidak bisa menyampaikan kasus-kasus dalam debat," ujarnya.
 
(Baca: Paslon Diimbau Tak Bahas Kasus Saat Debat)
 
Menurut Yati, debat seharusnya menjadi ruang untuk menguji jejak rekam dan gagasan serta komitmen kedua paslon terkait HAM. Debat mengenai HAM juga dinilai bisa menggambarkan situasi HAM di Indonesia dalam lima tahun ke depan.
 
"Karena debat itu akan menentukan sejauh mana para calon akan mewarnai dan membawa situasi HAM, setidaknya lima tahun ke depan," pungkas Yati.
 

(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif