Juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga. Arya Sinulingga. Foto: M Sholahadhin Azhar/Medcom.id
Juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga. Arya Sinulingga. Foto: M Sholahadhin Azhar/Medcom.id

TKN Tantang BPN Adu Data di KPU

Pemilu pilpres 2019
M Sholahadhin Azhar • 16 Mei 2019 11:35
Jakarta: Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menantang Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menunjukkan bukti kecurangan dalam Pilpres 2019. BPN diminta memaparkan data itu saat rapat pleno rekapitulasi suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
 
"Saya tantang 02 di pleno KPU, kalau enggak berani mereka pengecut," tegas juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Mei 2019.
 
KPU akan menggelar rapat pleno tingkat nasional pada 20-22 Mei 2019. Menurut Arya, itu merupakan waktu yang tepat bagi BPN untuk membuktikan kecurangan tersebut. Dia pun mempersilakan BPN untuk membeberkan data kecurangan itu di rapat pleno.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


TKN tak akan keberatan melayani pencocokan data di kantor KPU. Mereka juga bakal menyiapkan seluruh komponen yang diperlukan.
 
"Kalau kamu berani adu data, kamu bawa itu ke KPU," ujar dia.
 
Dia menilai membedah data di KPU sangat pas untuk memerinci Sebab, ketika ada data yang meleset pada form C1, langsung bisa dikonfirmasi kepada KPU.
 
Arya juga menyebut pembuktian data di KPU sebagai solusi terbaik mengatasi polemik terkait dugaan kecurangan. Kedua pihak akan membuka data mereka di hadapan penyelenggara pemilu.
 
Dari proses itu bisa langsung diambil simpulan terkait pemilihan presiden. "Kalau mereka bisa buktikan ke KPU data mereka benar, enggak perlu sampai ke Mahkamah Konstitusi (MK)," tandas dia.
 
Narasi tentang dugaan kecurangan pemilihan presiden terus digaungkan kubu penantang. Puncaknya, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menyatakan penolakan hasil Pemilu 2019.Hal tersebut didasari penilaian sepihak Prabowo terkait banyak kecurangan dalam pesta demokrasi lima tahun sekali ini.
 
"Saya akan menolak hasil penghitungan suara pemilu, hasil penghitungan yang curang," tegas Prabowo saat bicara dalam acara 'Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Mei 2019.
 

(AZF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif