Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria/MI/Mohamad Irfan
Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria/MI/Mohamad Irfan

Prabowo-Sandi Janji Jenguk Korban Tsunami Banten

Pemilu Prabowo-Sandi Tsunami di Selat Sunda
Kautsar Widya Prabowo • 28 Desember 2018 17:45
Jakarta: Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sama sekali belum muncul di wilayah Banten yang diterjang tsunami. Kesibukan mengunjungi wilayah lain menjadi alasan pasangan calon nomor urut 02 itu.
 
Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria memastikan Prabowo-Sandi hadir di tengah masyarakat Banten. Apalagi, wilayah itu merupakan lumbung suara mereka.
 
"Pasti datang. Sekarang masih di Ambon. Apalagi Banten menjadi basis kita," ujar Riza kepada Medcom.id, Jumat, 28 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, Riza belum bisa memastikan kapan Prabowo-Sandi menginjak Banten. Ia hanya bisa memastikan keduanya segera bergerak begitu ada waktu.
 
Kendati demikian, pihaknya belum dapat memastikan waktu berkunjunganya
 
"Tidak sampai berminggu-minggu nanti kami agendakan," tegas dia.
 
Baca: BNPB Masih Mendata Lokasi Terdampak Tsunami
 
Bantuan sudah diterjunkan. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sudah mengirimkan bantuan melalui DPD Gerindra Banten. Apalagi, salah satu korban, Dylan Sahara merupakan caleg Gerindra untuk DPRD Jawa Timur.
 
Banten memang menjadi basis suara Prabowo. Pada Pilpres 2014, Prabowo-Hatta Rajasa menanh banyak di wilayah itu.
 
Keduanya mendapat 3.192.671 suara. Angka itu jauh melebihi pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang hanya meraup 2.398.631 suara.
 
Tsunami di Selat Sunda menerjang pesisir Banten dan Lampung Selatan Sabtu, 22 Desember 2018 malam. Hingga Rabu, 26 Desember 2018, 430 orang tercatat meninggal dunia, sedangkan 1.495 luka-luka.
 
Baca: Peringatan Dini Gelombang di Sulut Dikira Tsunami
 
Sebanyak 159 orang masih dinyatakan hilang serta 21.991 orang terpaksa mengungsi. Keseluruhan korban berasal dari lima kabupaten terdampak bencana, yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran.
 
Korban di Kabupaten Pandeglang tercatat paling banyak. Total ada 290 orang meninggal dunia, 1.143 luka-luka, 77 orang hilang, dan 17.477 mengungsi.
 
Selain korban jiwa, bencana ini juga mengakibatkan kerugian materi meliputi dampak kerusakan meliputi 924 unit rumah, 73 penginapan yakni hotel dan vila, 60 warung, 434 perahu dan kapal, satu dermaga serta satu shelter. Sebanyak 24 kendaraan roda empat dan 41 kendaraan roda dua juga mengalami kerusakan.
 

 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif