Anggota Dewan Pembina BPN Prabowo-Sandiga, Amien Rais - Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Anggota Dewan Pembina BPN Prabowo-Sandiga, Amien Rais - Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

Amien Rais Siap Lindas KPU Jika Curang

Pemilu pemilu serentak 2019
Kautsar Widya Prabowo • 15 Januari 2019 15:15
Jakarta: Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiga Uno mengingatkan agar penyelenggara pemilihan umum (pemilu) khususnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) bekerja sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Yakni, tidak ada kecurangan.
 
Anggota Dewan Pembina BPN Prabowo-Sandiga, Amien Rais memastikan pihaknya tidak tinggal diam jika KPU terbukti tak netral. Terlebih, pesta demokrasi 2019 tinggal 90 hari lagi.
 
"Saya tidak main-main mengatakan awas kalau KPU curang dan kita punya bukti saya kira, kita lindas," ujar Amien dalam diskusi publik di Sekretariat Nasional BPN Prabowo-Sandi, Jakarta Pusat, Selasa, 15 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Amien menyebut saat ini sudah terlihat potensi kecurangan dalam pemilu. Salah satunya ditemukan sejumlah daftar pemilih palsu.
 
"Kita lebih pandai dari pemerintah, bayangkan 31 juta daftar (pemilih) bodong kan banyak sekali, KTP berbasis elektronik dibuang di sawah, kan kurang ajar," imbuh dia.
 
(Baca juga:Prabowo Disebut Hendak Membangun Opini Korban Kecurangan)
 
Komisi Pemilihan Umum (KPU) angkat suara terkait isu hoaks yang mulai menyerang penyelenggara pemilu. KPU curiga ada pihak-pihak yang berusaha mendelegitimasi pemilu.
 
"Isu-isu yang tidak berdasar yang mulai beredar selama ini, dugaan kami tujuannya untuk mendelegitimasi KPU," kata Ketua KPU Arief Budiman di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 8 Januari 2019
 
Dia menegaskan KPU siap menerima kritik selama berbasis data dan fakta. "Kalau mengkritik disertai data dan fakta mungkin memang ingin memberi masukan dan catatan pada KPU. Tapi kalau itu tak berdasar, tidak ada data dan faktanya, itu sudah pasti ingin mengganggu pemilu kita, mendeligitimasi penyelenggara pemilu," tandas Arief.
 
Arief menyatakan pihaknya bakal terus melawan hoaks yang berusaha mendeligitimasi pemilu. Dia mengajak semua pihak turut berperan aktif memerangi hoaks pemilu.
 
(Baca juga:Prabowo Terancam Pidana jika Mundur sebagai Capres)

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif