Ilustrasi petugas KPU tengah merakit kotak suara. Medcom.id/Patricia Vicka
Ilustrasi petugas KPU tengah merakit kotak suara. Medcom.id/Patricia Vicka

Salah Input C1, Suara di Gunungkidul Dihitung Ulang

Pemilu penghitungan suara pileg pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Ahmad Mustaqim • 25 April 2019 15:17
Gunungkidul: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menemukan sejumlah kesalahan dalam input data pemilih (formulir C1) dalam rekapitulasi surat suara di tingkat kecamatan. Pengawas menemukan perbedaan data pengawasan, saksi, serta petugas di TPS.
 
Koodinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Kabupaten Gunungkidul Rini Iswandari mengatakan hampir sebagian besar kecamatan terjadi kesalahan. Ia menilai perbaikan harus dilakukan dengan membuka kotak suara.
 
Rini mengaku belum bisa menyebutkan detail kecamatan mana saja yang terjadi kesalahan input C1. Ia beralasan proses rekapitulasi di kecamatan sebagian besar masih berlangsung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang selesai, dari 18 kecamatan baru delapan yang selesai. Ada sejumlah TPS harus buka (kotak suara), tapi kami belum rekap," ujar Rini saat dihubungi, Kamis, 25 April 2019.
 
Bawaslu menemukan sejumlah masaMisalnya, adanya surat suara untuk pemilu legislatif tingkat kabupaten yang tercampur antardaerah pemilihan di sejumlah TPS.
 
Ia menyebut, ada sebanyak 14 TPS terdapat surat suara tercampur dari dapil berbeda. Lalu, ada 16 TPS kelebihan surat suara, formulir C1 plano yang tertukar, pemberian izin pemegang KTP elektronik dari luar daerah menggunakan hak pilih, hingga sejumlah kotak suara rusak.
 
"KPU kami kira harus meningkatkan kapasitas dan kualitas penyelenggara pemilu, baik PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), PPS (Panitia Pemungutan Suara), hingga KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara). Penyelenggara hingga tingkat bawah harus benar-benar saat mendapatkan materi bimtek (bimbingan teknis)," ujarnya.
 
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengungkapkan, bimtek untuk petugas sudah diberikan secara keseluruhan. Bahkan, kata dia, dilakukan simulasi untuk setiap praktiknya.
 
Soal terjadi kesalahan, ia mengatakan, hal itu dimungkinkan adanya faktor lain, msalnya kelelahan dalam bertugas di lapangan. Ia menyatakan petugas akan melakukan perbaikan atas sejumlah kesalahan sesuai rekomendasi pengawas. "Jika diperlukan akan ada di laporan kejadian khusus," ujarnya.
 
Ahmadi menambahkan, akan melihat lebih dulu detail rekomendasi yang akan diterima. "Yang masuk (hasil rekapitulasi) baru tujuh kecamatan. Akan bertambah beberapa hari ke depan," ungkapnya.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif