Ketua Dewan Pengarah TKN-KIK Jusuf Kalla. MI/Adam Dwi.
Ketua Dewan Pengarah TKN-KIK Jusuf Kalla. MI/Adam Dwi.

Kalla: Kotak Suara Tak Perlu Disimpan di Koramil

Pemilu kotak suara
Achmad Zulfikar Fazli • 05 Maret 2019 19:31
Jakarta: Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Jusuf Kalla tak sepakat usulan kotak suara disimpan di Kantor Komando Rayon Militer (Koramil). Kotak tersebut cukup disimpan di lokasi yang sudah ditentukan dengan penjagaan ketat aparat keamanan.
 
"Selama ini kan kotak suara disimpan dan dijaga polisi. Kalau kotak suaranya belum dihitung macam-macam. Jadi sesuai aturan itu saya yakin juga tetap aman," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2019.
 
Baca: Kotak Suara Kardus Terbukti Kuat

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Koramil juga belum tentu memiliki ruangan khusus menyimpan kotak suara itu. Apalagi, kotak suara harus dijaga karena terbuat dari kertas bukan alumunium.
 
Wapres menyebut meski disimpan di Koramil, polisi juga akan ikut menjaga kotak suara. Kalla pun meminta seluruh pihak menjaga kotak suara itu agar tak ada kecurangan di Pilpres 2019.
 
"Kalau hanya simpan koramil, misal ada 100 kotak, bagaimana caranya koramil itu simpannya. Dijaga bersama lah, dijaga oleh polisi," ujar dia.
 
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengusulkan agar kotak suara pemilu 2019 disimpan di kantor Koramil. Hal itu lantaran banyak kepala daerah hingga camat yang mendeklarasikan diri mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf.
 
Baca: Distribusi Logistik Surat Suara Mencapai 70 Persen
 
Mereka khawatir ada ketidaknetralan dari aparatur sipil negara (ASN). Sedangkan, TNI dinilai sebagai pihak yang saat ini masih netral. Usulan itu pun didukung cawapres Sandiaga Uno. Sandi menilai hal itu dapat memangkas potensi kecurangan.
 
Namun, KPU enggan menuruti usulan dari BPN Prabowo-Sandi itu. Mereka juga beranggapan ketidakpercayaan kepada penyelenggara pemilu tak akan hilang sekalipun penyimapanan kotak suara dipindah.
 

(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif