Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.

Silaturahmi Bogor Diharapkan Dinginkan Tensi Politik

Pemilu pemilu serentak 2019
Theofilus Ifan Sucipto • 16 Mei 2019 16:26
Jakarta: Sejumlah kepala daerah dan politikus muda menggelar pertemuan Silaturahmi Bogor di Museum Balai Kirti, Bogor. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pertemuan itu membahas cara mendinginkan tensi sosial politik di media sosial.
 
"Target pertama kami kumpul membuat keademan sosial di daerah masing-masing melalui media sosial," kata Ganjar di Grand Paragon Hotel, Jakarta Barat, Kamis, 16 Mei 2019.
 
Ganjar merupakan salah satu kepala daerah yang hadir dalam pertemuan itu. Ia menyebut pertemuan itu terjadi karena keresahan kepala daerah melihat cuitan sejumlah elite politik di media sosial. Cuitan para elite politik itu kerap menakuti masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para kepala daerah pun berkomunikasi melalui aplikasi pesan instan dan menyepakati pertemuan. Ganjar mengaku pertemuan itu juga membahas sejumlah isu politik lain, seperti rangkaian Pemilu Serentak 2019.
 
Politikus PDI Perjuangan itu menyebut para kepala daerah dan politikus muda membahas durasi kampanye yang terlalu lama dan penyebab petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal di daerah masing-masing.
 
"Kami juga membahas bagaimana kepala daerah bertanggungjawab pada KPPS dan kontribusi (untuk membantu) seperti apa," ujarnya.
 
Baca: Silaturahmi Bogor Sepakat Perkokoh Semangat Kebangsaan
 
Tak menutup kemungkinan acara serupa kembali digelar. Para kepala daerah lain pun bakal diundang membahas keresahan tersebut. Para kepala daerah dan politikus muda ini akan mengevaluasi sistem Pemilu 2019. Mereka juga berencana sowan ke sejumlah tokoh sepuh.
 
"Kita juga sepakat unggahan di media sosial masing-masing semua tone-nya positif," pungkas Ganjar.
 
Delapan kepala daerah dan politikus muda bertemu di Museum Balai Kirti, Bogor. Mereka di antaranya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkilfimansyah, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, Wali Kota Tanggerang Selatan Airin Rachmi Diany, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono, dan puteri Presiden ke 4 Abdurrahman Wahid Yenny Wahid.
 
Pertemuan itu mengusung tema 'silaturahmi Bogor untuk Indonesia'. Delapan kepala daerah dan dua tokoh muda itu sepakat memperkokoh semangat kebangsaan di tengah situasi politik saat ini. Komitmen ini ditanamkan guna meminimalisasi ruang-ruang yang berpotensi menimbulkan terjadinya perpecahan menjelang pengumuman pemenang Pemilu pada 22 Mei 2019.

 

(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif