Jakarta: Mahkamah Konstitusi (MK) membuka peluang kader PDIP Gibran Rakabuming Raka maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ketua Umum PDIP
Megawati Soekarnoputri diklaim tidak memberikan reaksi berlebihan terhadap putusan MK tersebut.
"Justru di tengah berbagai dinamika politik yang terjadi di MK, Bu Mega santai-santai saja. Beliau tetap melakukan pelembagaan partai," kata Hasto kepada wartawan, Senin 16 Oktober 2023.
PDIP sudah memiliki nama tunggal untuk diajukan sebagai capres, yakni Ganjar Pranowo. PDIP juga sudah membentuk tim pemenangan nasional dengan menggandeng sejumlah partai politik dan tokoh eksternal.
Hasto mengatakan kader PDIP diinstruksikan untuk menunggu informasi lanjutan terkait cawapres yang mendampingi Ganjar.
Megawati akan mengumumkan dalam waktu dekat.
"Instruksi Ibu Megawati Soekarnoputri tadi kepada seluruh kader bahwa capres dan cawapres yang ditetapkan oleh Ibu Mega dan akan diumumkan dalam waktu dekat," tegas Hasto.
Di sisi lain, Gibran mengaku dipanggil PDIP usai putusan MK. Ia akan menghadap anak buah Megawati pada Rabu 18 Oktober 2023.
"Besok Rabu saya dipanggil oleh DPP sudah dihubungi Pak Hasto. Saya akan melaporkan keadaan terkini," kata Gibran, Senin 16 Oktober 2023.
MK mengabulkan permohonan WNI yang belum berusia 40 tahun bisa menjadi capres atau cawapres jika berpengalaman sebagai pejabat negara yang dipilih melalui pemilu. Gibran Rakabuming Raka menjadi nama yang dinilai paling diuntungkan saat ini.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((DHI))