Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir. Foto: MI/Akmal Fauzi.
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir. Foto: MI/Akmal Fauzi.

Jokowi Dinilai Menunjukkan Kematangannya Sebagai Pemimpin

Pemilu debat capres pilpres 2019
Arga sumantri, Ilham Pratama Putra • 31 Maret 2019 04:35
Jakarta: Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dinilai semakin menunjukkan kematangannya sebagai pemimpin dalam debat keempat Pilpres 2019. Jokowi mampu menjabarkan kerja dan bukti nyata yang sudah dijalankan pemerintah lima tahun terakhir.
 
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir mengatakan sebelum debat dimulai beberapa pengamat menilai materi debat keempat akan lebih dikuasai Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang punya latar belakang militer. Namun, kata dia, dalam berbagai adu argumentasi dan program kerja, Jokowi tampak lebih fasih saat menerangkan dengan rinci masalah yang dibahas dalam debat.
 
"Saya menilai, Jokowi sangat tenang sekali dan menguasai materi debat seri empat itu," kata Erick di Jakarta, Minggu, 30 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Erick, Jokowi mampu mementahkan segala argumentasi Prabowo dengan menunjukkan hasil kerja. Bahkan, Jokowi juga mampu memunculkan istilah kekinian, misalnya Dilan (Digital Melayani).
 
"Jokowi menunjukkan ketenangan saat debat berlangsung," ucap bos Mahaka Group itu.
 
Erick menambahkan, Jokowi juga menonjolkan sikap kearifan dan negarawan saat memberikan sejumlah contoh program yang telah dilakukan pemerintah kepada Prabowo. Jokowi juga tenang menjawab keluhan Prabowo dalam debat.
 
"Saya salut karena sikap negawaran Jokowi semakin terlihat," ungkapnya.
 
Jokowi juga tampak tenang saat membahas masalah pertahanan dan keamanan. Prabowo yang dianggap menguasai bidang itu, kata Erick, justru tampil tak sesuai ekspektasi. Jokowi justru tampak lebih mahir dalam menjelaskan bagaimana sistem pertahanan dan keamanan dibangun.
 
"Jokowi sangat tenang, tidak emosi, dan matang sekali," ujarnya.
 
Erick menilai ada pernyataan Jokowi yang cukup menohok untuk Prabowo. Misalnya, saat Jokowi menyebut Prabowo seperti tidak percaya dengan institusi TNI.
 
Jokowi juga dianggap mampu membungkam tanggapan Prabowo dengan ceritanya saat meninjau langsung pembangunan di kawasan perbatasan, seperti Natuna atau Sorong.
 
"Penjelasan soal investasi alutsista TNI dalam industri militer, termasuk juga dalam menghadapi perang terbuka dan teknologi, sangat cerdas untuk pengalihan teknologi," tambah Erick.
 
Penjelasan Jokowi mengenai pendekatan Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif, dinilai Erick juga sangat prima. Menurutnya, dengan menggunakan pendekatan sebagai negara yang mayoritas muslim, Jokowi mampu menjelaskan usaha-usaha yang sudah dilakukan, dan hal itu merupakan kekuatan diplomasi Indonesia.
 
Pujian atas penampilan Jokowi juga diungkapkan pendukungnya. Asty, misalnya. Relawan yang datang dari Malaysia itu mengaku terpukau dengan penampilan debat Jokowi.
 
"Sulit jika Prabowo masih berpikir bahwa digital tidak penting. Pola pikirnya tidak sama. Sementara, Jokowi sudah berpikir soal pelayanan cepat dan digital," kata Asty.
 
Asty mengaku suka dengan pemikiran Jokowi yang ingin mengbah kultur masyarakat Indonesia. Terutama, dalam menghadapi era digital agar Indonesia bisa sejajar dengan negara maju lainnya.
 

(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif