Reuni 212 Diyakini Tak Gerus Elektabilitas Jokowi

M Sholahadhin Azhar 29 November 2018 08:00 WIB
pilpres 2019aksi 212Jokowi-Ma`ruf
Reuni 212 Diyakini Tak Gerus Elektabilitas Jokowi
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani. Foto: MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja tak khawatir dampak elektoral dari reuni Persaudaraan Alumni (PA) 212. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani menyebut arah dukungan massa tersebut sudah jelas.

"Yang ikut 212 itu sudah bisa dipastikan tidak memilih Pak Jokowi. Jadi ada reuni atau enggak ada reuni, ya tidak ada istilah menggerus suara atau menurunkan elektabilitas atau menaikkan elektabilitas, itu saja," ujar Arsul di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 28 November 2018.


Dengan demikian, pihaknya tak punya kekhawatiran apapun atas kegiatan tersebut. Sebab pihaknya tak memiliki afiliasi apapun dengan massa 212. 

Terlebih, Arsul menyebut reuni itu tak hanya gerakan keagamaan, namun juga memuat maksud politik. Ia meyakini tak ada pendukung Jokowi dalam acara tersebut.

"Karena kalau yang mendukung Pak Jokowi pasti enggak mau capek-capek ikut ini," sebutnya.

Baca: Reuni 212 akan Digelar di Monas

Arsul menilai, reuni tersebut berbeda dengan gerakan 212 sebelumnya. Sebab gerakan itu diinisiasi oleh pernyataan mantan gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama terkait surat Al-Maidah ayat 51.

"Kalau ini kan warna politisnya itu kan kental banget. Kalau waktu soal Ahok itu memang karena ketersinggungan agama, akidah, itulah yang mendominasi," tandas Arsul.



(DMR)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id