PBNU menggelar syukuran - Medcom.id/Arga Sumantri.
PBNU menggelar syukuran - Medcom.id/Arga Sumantri.

Ma'ruf Amin Enggan Dipanggil Wakil Presiden

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Arga sumantri • 22 April 2019 16:41
Jakarta: Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin enggan dipanggil wakil presiden kendati diunggulkan dalam sejumlah hitung cepat lembaga survei arus utama. Sebab, belum ada pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
 
Ketika menghadiri kegiatan silaturahmi di Kantor Pengurus Nahdlatul Ulama (PBNU), sejumlah peserta pertemuan meneriaki Ma'ruf dengan sebutan wakil presiden. Ma'ruf hanya menanggapinya dengan senyum.
 
Saat memberikan sambutan, Ma'ruf menyatakan bersyukur bisa unggul berdasarkan hasil hitung cepat lembaga survei arus utama. Namun, Ma'ruf menegaskan quick count bukan berarti dirinya sudah resmi sebagai wapres.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Menang di quick count, belum real count. Karena itu jangan panggil wapres dulu. Karena belum resmi ditentukan oleh KPU," kata Ma'ruf di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Senin, 22 April 2019.
 
(Baca juga: PBNU Syukuran Pemilu Berlangsung Aman)
 
Ma'ruf juga meminta semua pihak, khususnya kader NU, untuk menahan diri. Terutama bagi mereka yang ingin merayakan kemenangan dirinya bersama Joko Widodo.
 
"Tahan dulu. Siap-siap boleh. Mudah-mudahan real count-nya sama dengan quick count," ujar Mustasyar PBNU itu.
 
Ma'ruf mengajak Nahdlyin dan seluruh pihak untuk bersabar menunggu hasil rekapitulasi resmi KPU. Mantan Rais Aam PBNU itu mendoakan, proses penghitungan yang sedang dilakukan berjalan dengan lancar.
 
"Mudah-mudahan real count-nya sama. Dan selama menunggu itu tidak ada kejadian apa-apa. Supaya negeri ini tetap aman," pungkas dia.
 
Hari ini, Ma'ruf bersama PBNU menggelar syukuran lantaran Pemilu berlangsung aman dan damai. Pertemuan turut dihadiri Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, Rais Syuriyah PBNU Mustofa Aqil Siroj dan Ali Akbar Marbun, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, serta pengurus PBNU lainnya.
 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif