Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kedua dari kanan). Medcom.id/Husen Miftahudin
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kedua dari kanan). Medcom.id/Husen Miftahudin

PDIP Dukung Seruan SBY

Pemilu partai demokrat pdi perjuangan pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Husen Miftahudin • 19 April 2019 20:35
Jakarta: PDI Perjuangan (PDIP) mendukung seruan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang melarang para kadernya mengikuti kegiatan inkonstitusional. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menilai tindakan SBY menunjukkan karakter sebagai pemimpin sejati.
 
"Kami berikan apresiasi dan ketaatan kita pada konstitusi. Ini menunjukkan karakter sejati dari pemimpin," ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 19 April 2019.
 
Menurut Hasto, SBY mampu membangun komunikasi politik yang baik. Bagi dia, pernyataan Presiden ke-6 Republik Indonesia itu juga bisa membangun persaudaraan di tengah tingginya tensi politik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semua yang memberikan pernyataan yang menyejukkan, menenteramkan, membangun persaudaraan itu bagus di mata PDI Perjuangan," tegas Hasto.
 
Hasto berharap semua pihak menghormati seluruh rangkaian dan tahapan pesta demokrasi lima tahunan. Terlebih, semua petinggi partai politik sudah menandatangani deklarasi damai.
 
"Mau menang, mau kalah, semua menerima karena semua itu adalah untuk Indonesia kita," ungkap Hasto.
 
Baca: SBY Larang Kader Demokrat Ikut Kegiatan Inkonstitusional
 
Sebelumnya, SBY memberi arahan lewat surat edaran kepada para kader Demokrat untuk tidak mengikuti kegiatan inkonstitusional. Perintah itu berkaitan dengan perkembangan situasi politik pascapemilihan umum. SBY menyebut ada ketegangan yang muncul dan membahayakan politik dan keamanan di Indonesia.
 
"Saya instruksikan kepada pejabat tersebut alamat, untuk secara terus menerus memantau dari dekat perkembangan situasi yang terjadi di Tanah Air," demikian dikutip dari surat perintah SBY.
 
Lewat surat perintah yang sama, SBY juga meminta untuk memastikan para pengurus dan kader Partai Demokrat tidak melibatkan diri dalam kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi dan undang-undang yang berlaku serta tidak segaris dengan kebijakan pimpinan Partai Demokrat.
 
Sementara pada butir ketiga, SBY meminta para kader melapor jika terjadi kegentingan dan situasi yang menjurus ke arah konflik dan krisis yang membahayakan. Di poin terakhir, SBY menegaskan agar pesan tersebut dilaksanakan seluruh kader.
 
Surat dengan tembusan ke Waketum Demokrat Syarief Hasan dan Komandan Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono itu juga meminta kader Demokrat di Badan Pemenangan Nasional (BPN), balik kanan. Mereka diperintahkan kembali ke Wisma Proklamasi 41 atau DPP Demokrat untuk berkonsolidasi.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif