Prabowo Subianto bersama Sandiaga Uno. Foto MI Pius Erlangga.
Prabowo Subianto bersama Sandiaga Uno. Foto MI Pius Erlangga.

BPN: Prabowo-Sandi Janji tak Provokasi

Pemilu pilpres 2019 Prabowo-Sandi
Sonya Michaella • 24 Maret 2019 01:28
Jakarta: Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Eddy Soeparno, menyebut calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto taat aturan. Khususnya dalam menghindari provokasi.
 
"Ada yang sudah kita sepakati bahwa tidak melanggar aturan kampanye yang ada dalam ketentuan pemilu. Tidak menyampaikan berita yang tidak sejalan dengan apa yang sudah disepakati BPN," ujar Eddy di Rumah Kartanegara, Jakarta Selatan, Sabtu 23 Maret 2019.
 
Selain itu, ia menyebut kampanye langsung ke masyarakat akan dilakukan Prabowo. Sebisa mungkin, pihaknya ingin agar Prabowo menjangkau masyarakat dan hadir di tengah mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itulah yang paling penting kita harus lakukan,” kata Eddy.
 
Berdasarkan jadwal, ia menyebut Prabowo akan mengawali kampanye terbuka di Manado pada Minggu 24 Maret, lalu dilanjutkan Merauke, Papua dan di Denpasar, Bali.
 
"Jadi saya kira arahnya sudah jelas khususnya bagi jurkamnas yang akan turun ke masyarakat dan menyapa masyarakat. Kami percaya bahwa arahan BPN sudah jelas," tandas dia.
 
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno sebelumnya mengungkap strategi saat kampanye terbuka. Ia akan mengandalkan isu lapangan kerja saat masa kampanye rapat umum atau terbuka 24 Maret hingga 13 April. Hal itu disampaikan Sandiaga dalam acara konsolidasi juru kampanye nasional Prabowo-Sandi di Hotel Sultan.
 
"Kita melakukan penyesuaian tema dan pesan dan penyusunan jadwal, kita ingin fokus di bidang ekonomi khususnya mengenai lapangan pekerjaan," kata Sandiaga di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat malam 15 Maret 2019.
 
Salah satu isu lapangan kerja yang paling disorot yaitu status tenaga kerja kontrak (outsourcing) dan status guru honorer. Juga bagaimana pendekatan secara holistik mengupayakan membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya.
 
"Tadi juga kekawatiran teman-teman ojek online tentang bagaimana payung hukumnya dari profesi mereka sebagai ojek online itu harus disempurnakan regulasinya jadi hal-hal tersebut sudah disesuaikan dalam tema kampanye," jelas Sandiaga.
 
Untuk kampanye terbuka, Prabowo-Sandi telah memetakan zonasi yang akan menjadi titik fokus kampanye mereka berdua secara bersamaan. Titik-titik itulah yang diharapkan bisa mendongkrak suara pasangan calon nomor urut 02 itu.
 
Metode kampanye rapat umum baru bisa dilaksanakan 21 hari jelang masa tenang, tepatnya 24 Maret 2019 hingga 13 April 2019. Pemberlakuan sistem zonasi pada metode kampanye rapat umum dirancang untuk membedakan jadwal kampanye peserta pemilu sehingga tidak mungkin peserta pemilu berkampanye di dua zona di hari yang sama.
 
Zona A meliputi: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua.
 
Sementara zona B meliputi: Bengkulu, Lampung, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua Barat.
 

(ADN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif