Direktur Eksekutif Puskapol Fisip UI Aditya Perdana. Medcom.id/ Arga S
Direktur Eksekutif Puskapol Fisip UI Aditya Perdana. Medcom.id/ Arga S

Caleg Perempuan NasDem Pecahkan Rekor Pemilu

Pemilu pileg
Arga sumantri • 27 Mei 2019 05:00
Jakarta: Pusat Kajian Politik (Puskapol) FISIP Universitas Indonesia (UI) mengumumkan analisisnya tentang tingkat keterpilihan calon anggota legislatif (caleg) perempuan di setiap partai politik pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Hasilnya, perolehan kursi caleg perempuan Partai NasDem memecahkan rekor dalam pileg.
 
Direktur Eksekutif Puskapol UI Aditya Perdana menjelaskan caleg perempuan NasDem yang terpilih pada pileg kali ini mencapai 32,2 persen. Pencapaian ini dinilai jadi yang terbaik dalam Pileg 2019.
 
"NasDem adalah partai politik pertama yang berhasil menembus angka 30 persen sejak pertama kali kebijakan ini diterapkan," kata Aditya dalam diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu, 26 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aditya menjelaskan, caleg perempuan NasDem pada pileg 2019 sebanyak 38,26 persen dari total caleg partai tersebut. Angka ini sudah mewakili persentase minimal pencalonan caleg perempuan yang sebanyak 30 persen.
 
"Sejak aturan (caleg perempuan) diterapkan, belum ada yang bisa menembus angka 30 persen dari sisi tingkat keterpilihan caleg perempuannya. Baru NasDem," ucap dia.
 
Pada Pileg 2014, caleg perempuan terpilih dari NasDem hanya sebanyak 11,4 persen. Padahal, kala itu, kandidat caleg perempuan NasDem sebanyak 40,4 persen.
 
Pencapaian positif caleg perempuan terpilih juga dialami PKS. Partai yang dipimpin Sohibul Iman itu mengalami penaikan signifikan caleg perempuan terpilih. Pada pileg 2014, hanya dua persen caleg perempuan PKS yang terpilih, namun kali ini sebanyak 16 persen.
 
"Artinya ada peningkatan setara delapan kali lipat angka caleg perempuan terpilih dari PKS," tutur dia.
 
Secara keseluruhan, lanjut Aditya, caleg perempuan pada pileg 2019 cukup membanggakan. Capaian caleg perempuan terpilih secara keseluruhan menyentuh angka 20,5 persen. Angka ini paling tinggi sejak pemilu 2004.
 
Sejak Pemilu 2004 kenaikan caleg perempuan terpilih secara perlahan terjadi di beberapa partai, yakni PDI-Perjuangan, NasDem, dan PPP. Beberapa partai mengalami fluktuasi, seperti Gerindra, Golkar, PKS, dan PKB.
 
"Sementara, hanya ada satu partai yang terus mengalami penurunan caleg perempuan terpilih, yakni Partai Demokrat," jelas Aditya.
 

(SCI)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif