Wakil Presiden RI Jusuf Kalla--Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla--Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.

Materi Debat Bisa Pengaruhi Swing Voters

Pemilu debat capres cawapres pilpres 2019
Media Indonesia • 21 Januari 2019 08:26
Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta materi debat dalam debat kedua Pilpres 2019 bisa lebih baik dari sebelumnya. Perbaikan materi debat diharapkan bisa meningkatkan animo pemilih yang masih belum menentukan pilihannya (swing voters).
 
"Kalau pemilih loyal itu mungkin tidak akan berubah, tapi kan ada swing voters dan ini jumlahnya cukup besar juga. Makanya, materi debat lanjutan ini harus dimantapkan lagi," kata Kalla di kediamannya di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 20 Januari 2019.
 
Kalla meyakini debat pasangan capres dan cawapres merupakan salah satu indikator yang memengaruhi swing voters untuk memilih salah satu paslon. "Masyarakat sekarang umumnya sudah cerdas," ungkapnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kalla sebelumnya sudah menyarankan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk tidak memberikan bocoran soal kepada tim sukses tiap-tiap pasangan capres-cawapres, di sisa pelaksanaan empat debat ke depan. "Jangan terlalu banyak bocoran soal. Bolehlah arahnya apa, tapi jangan terlalu (banyak bocoran) supaya lebih memberikan impact leadership," ujarnya.
 
Bagi Kalla, seharusnya dalam debat, KPU tidak perlu memberikan bocoran pertanyaan atau kisi-kisi sehingga pada saat debat berlangsung, kemampuan capres dan cawapres dalam menjawab atau menanggapi pertanyaan secara spontan dapat terlihat. "Pemimpin itu harus mengambil sikap pada waktu debat," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Kalla bersama kepala daerah dan sejumlah politikus membahas pemilihan umum, khususnya pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. "Kalau bahas konsolidasi pemilu itu ada, tapi yang konsolidasi adalah partai-partai. Saya hanya mendengarkan penjelasan-penjelasan saja," ujar Jusuf Kalla.
 
Ia mengatakan konsolidasi yang juga diikuti pengurus partai-partai politik itu untuk pemenangan petahana pasangan nomor urut 01 ini. Menurut dia, semua elemen, baik partai politik, calon legislatif, maupun relawan harus bekerja lebih keras lagi jika ingin memenangkan pasangan capres dan cawapres pada pemilihan umum.
 
"Semua harus bisa bekerja keras, apalagi yang hadir adalah kepala-kepala daerah. Para kepala daerah ini juga kan ada ketua partai dan yang hadir bukan hanya dari Nasdem, Golkar, pendukung Pak Jokowi saja. Kita terbuka semua di sini," ujarnya. (Ant/P-4)
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif