Anggota KPU Pramono Ubaid Thontowi (kiri) bersama Anggota Bawaslu RI Afifudin (kanan) menunjukan desain surat suara Pilpres 2019. Foto: MI/Pius Erlangga.
Anggota KPU Pramono Ubaid Thontowi (kiri) bersama Anggota Bawaslu RI Afifudin (kanan) menunjukan desain surat suara Pilpres 2019. Foto: MI/Pius Erlangga.

Aparat Didesak Usut Hoaks Surat Suara

Pemilu surat suara hoax
Theofilus Ifan Sucipto • 04 Januari 2019 01:51
Jakarta: Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini, meminta aparat penegak hukum mengusut hoaks sampai ke akarrnya.

“Kami minta dengan sangat pada aparat penegak hukum, (hoaks) harus diusut sampai ke akar-akarnya,” kata Titi dalam acara Prime Talk di Metro TV, Kamis 3 Januari 2019.

Sebab, lanjut dia, jika aparat hanya mengusut permukaan masalah tak membuat pelaku jera. Melainkan, berpotensi menimbulkan hoaks lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Lebih jauh lagi, jika hoaks terus dibiarkan hal ini berdampak pada kredibilitas Indonesia. “Kredibilitas Indonesia sebagai negara demokrasi akan terancam. Padahal Indonesia adalah referensi global praktik demokrasi,” beber Titi.

Sebaliknya, jika aparat bisa menciptakan kondisi tanpa hoaks. Maka bisa berdampak pada kepercayaan publik.

“Kalau aparat bisa membuat tidak ada tempat untuk hoaks, bisa berdampak pada kepercayaan publik yang baik,” pungkas Titi. 

Baca:  KPU Pastikan Surat Suara Belum Dicetak


(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi