Ketua Badan Advokasi Hukum (Bahu) Partai NasDem Taufik Basari. - Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Ketua Badan Advokasi Hukum (Bahu) Partai NasDem Taufik Basari. - Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

NasDem Ajukan 33 Gugatan ke MK

Pemilu pemilu serentak 2019
Fachri Audhia Hafiez • 24 Mei 2019 01:45
Jakarta: Partai NasDem resmi mengajukan permohonan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sebanyak 33 gugatan telah disodorkan.
 
"Sengketa pemilu yang dimohonkan ada di 33 daerah pemilihan (dapil) yang meliputi tingkat DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten atau kota yang ada di 16 provinsi," kata Ketua Badan Advokasi Hukum (Bahu) Partai NasDem Taufik Basari di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis, 23 Mei 2019.
 
Jumlah 33 gugatan disertai bukti ribuan berkas diserahkan dalam 16 kontainer. NasDem juga telah menyiapkan 46 pengacara untuk menangani pengajuan gugatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita membawa 16 box kontainer yang isinya bukti-bukti yang terdiri dari dokumen-dokumen pemilihan mulai dari C1, DAA1, DA1, DB1, DC1 sampai dengan bukti berupa objek perkara keputusan KPU mengenai penetapan hasil pemilu secara nasional," jelas Taufik.
 
Taufik tidak memerinci dapil mana saja yang diajukan dalam permohonan gugatan. Namun, ia meyakini pengajuan ini akan dikabulkan oleh MK.
 
"Kami cukup yakin dengan perkara yang kami ajukan ke MK ini," ujar Taufik.
 
MK menjadwalkan Jumat, 24 Mei 2019 batas waktu permohonan gugatan pemilu. Untuk pileg, tenggat waktu hingga Jumat, 24 Mei 2019 pukul 01.46 WIB. Sementara, gugatan pilpres hingga Jumat, 24 Mei 2019 pukul 24.00 WIB.
 
Melalui laman resmi MK, tercatat hingga pukul 23.50 WIB sebanyak 70 pemohon yang mengajukan gugatan. Pemohon itu terdiri dari 63 gugatan tingkat DPR dan DPRD, sementara sisanya tingkat DPD.

 

(NUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif