Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Medcom.id/Dheri.
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Medcom.id/Dheri.

JK: Buy Back Indosat Tak Memberikan Keuntungan

Pemilu indosat telekomunikasi
Achmad Zulfikar Fazli • 26 Maret 2019 15:41
Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla tak sepakat dengan rencana buy back perusahaan telekomunikasi swasta, Indosat. Pasalnya, rencana itu tidak memberikan keuntungan buat Indonesia.
 
Menurut JK, lebih baik membuat perusahaan baru dan menarik investasi asing masuk. Hal itu dinilai lebih menguntungkan karena menyerap tenaga kerja dan menambah pemasukan pajak.
 
"Kalau hanya membeli yang sudah ada itu kan tidak menambah apa-apa, hanya pindah kepemilikan dan di Indonesia juga sudah ada di situ,” ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 26 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


JK menjelaskan, telekomunikasi merupakan bisnis padat modal. Harus ada investasi yang terus menerus dengan keuntungan yang kecil.
 
Dia mengakui membeli kembali Indosat tidak rugi. Namun bila ada keuntungan, jumlahnya akan sangat kecil. Hal itu berlaku kepada semua bisnis telekomunikasi.
 
Keuntungan kecil ini, terang dia, disebabkan persaingan yang begitu banyak dan teknologi terus berkembang sehingga harus berinvestasi terus menerus. “Sebab kalau kurang investasi akan kalah dengan saingan yang lain karena begitu banyaknya variasi dari teknologi itu,” terang dia.
 
Baca: Indosat: Presiden Sudah Berupaya Beli Kembali Saham Sejak 2018
 
Di sisi lain, JK menilai pemilik Indosat belum ingin menjualnya. Perusahaan telekomunikasi swasta ini dijual masa kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri.
 
Saat disinggung janji Jokowi yang akan buy back Indosat pada 2014, JK mengaku tak ingat janji itu. Dia hanya menekankan, pemerintah perlu menarik modal asing untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Sedangkan, kalau membeli kembali saham Indosat, itu sama saja dengan mengeluarkan investasi yang sudah masuk.
 
“Bukan masalah nasionalisme saja, tetapi kita berangkat dari pemikiran investasi yang masuk ke dalam negeri, jangan justru dikeluarkan," ujarnya.
 
Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengatakan dirinya dan Prabowo Subianto siap melanjutkan janji Jokowi untuk buy back Indosat. Dia mengklaim buy back memudahkan kolaborasi antara pemerintah Indonesia dan dunia usaha terkait program single identification number.
 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif