Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id.

PO Bus di Garut Tolak Mobilisasi Massa ke Jakarta

Pemilu pileg pilpres 2019 pemilu serentak 2019
ant • 21 Mei 2019 20:14
Garut: SejumlahPerusahaan Otobus (PO) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyampaikan sikap menolak mobilisasi massa untuk ikut aksi di Jakarta. Mereka takut, dalam aksi akan terjadi kerusuhan.
 
"Kalau di Jakarta tidak aman otomatis nanti di Garut tidak aman," kata perwakilan sejumlah PO Bus, Barna Sobarna di Garut, Selasa, 21 Mei 2019.
 
Para sopir yang mendeklarasikan diri menolak armada busnya digunakan untuk mengangkut massa aksi ke Jakarta yakni PO Primajasa, Karunia Bakti, MGI, Hiba Utama, Hiba Putra, Pribumi Raya, Marita, Kobutri, Diana Prima, dan Intanraya Jaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Barna Sobarna dari PO Karunia Bakti mengatakan, mendukung segala keputusan yang sudah ditetapkan oleh penyelenggara Pemilu 2019 dan berharap semua elemen masyarakat kembali bersama menerima hasil pemilu.
 
"Saya mendukung atas hasil pemilu, hasilnya memuaskan," katanya.
 
Ia mengungkapkan, selama ini belum ada kelompok masyarakat meminta atau menyewa bus untuk mengantarkan ke Jakarta dalam rangka ikut aksi tersebut. Jika ada pihak yang ingin menyewa bus, kata dia, secara tegas akan menolak karena khawatir menimbulkan masalah dampak dari aksi tersebut.
 
"Kalau ada yang menyewa saya tanyakan dulu, nama pemohon siapa. Sampai hari ini tidak ada yang menyewa," katanya.
 
Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut AKP Rizky Adi Saputra yang mendampingi pernyataan para sopir tersebut mengatakan, sejumlah PO di Garut itu sudah sepakat tidak akan membawa massa aksi ke Jakarta.
 
"Mereka menolak, mereka punya komitmen tidak mendukung mobilisasi massa,"kata Rizky.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif