Peneliti Indo Barometer, Hadi Suprapto Rusli. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Peneliti Indo Barometer, Hadi Suprapto Rusli. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Survei: Masyarakat Tak Percaya Isu Negatif Terhadap Jokowi

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf
Ilham Pratama Putra • 21 Maret 2019 19:58
Jakarta: Calon presiden petahana, Joko Widodo sering kali diterpa isu negatif. Di antaranya Jokowi kerap dituduh antek asing maupun pendukung Partai Komunis Indonesia (PKI).
 
Kendati begitu, Peneliti Indo Barometer, Hadi Suprapto Rusli mengatakan, masyarakat tidak percaya isu yang diterpakan pada Jokowi. Hal itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan Indo Barometer pada periode 6 hingga 12 Februari 2019.
 
"Masyarakat yang menyatakan Jokowi bukan antek asing atau kaki tangan pihak asing sebesar 51,1 persen. Dan yang percaya pada isu ini hanya 10,9 persen," kata Hadi di Hotel Century Park, Kamis, 21 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain antek asing, Jokowi juga kerap dikaitkan dengan antek Republik Rakyat China (RRC). Pada indikator inipun angka kepercayaan masyarakat juga terbilang rendah.
 
"Pada isu RRC ini juga 50,7 persen masyarakat yang di survei tidak percaya Jokowi merupakan kaki tangan RRC," ujar Hadi.
 
Lebih lanjut, Jokowi juga dilabel sebagai pendukung PKI. Isu yang sudah bergulir sejak pemilu 2014 ini juga tak dipercayai masyarkat.
 
"Isu PKI tidak dipercaya sebesar 53 persen. Yang percaya 5,5 persen. Bahkan 41,5 persen sama sekali tidak mengetahui adanya isu PKI yang dikaitkan dengan Jokowi," katanya.
 
Survei Indo Barometer ini mengambil sampel sebanyak 1.200 responden dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Margin of error sebesar 2,83%, pada tingkat kepercayaan 95%.
 
Baca: Survei Indo Barometer: Jokowi-Ma'ruf Unggul Selisih 21 Persen
 
Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner.
 
Responden survei adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku. Yakni warga yang telah berusia 17 tahun atau lebih saat survei dilakukan.
 

(DMR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif