Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

NasDem Pemenang Pileg 2019

Pemilu pileg pemilu serentak 2019
Fachri Audhia Hafiez • 25 Mei 2019 22:48
Jakarta: Partai NasDem menjadi partai dengan peningkatan jumlah kursi dan suara paling signifikan di Pemilihan Legislatif 2019. NasDem menjadi jawara dibandingkan dari delapan partai politik lainnya yang berhasil melenggang ke Senayan.
 
Partai NasDem mencatat kenaikan suara tertinggi pileg tahun ini. Dari hasil rekapitulasi nasional yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), NasDem meraih 9,05 persen suara nasional. Jumlah ini meningkat dari Pileg 2014 sebesar 6,72 persen atau melonjak 2,33 persen.
 
"Ini merupakan kenaikan terbesar dibanding perolehan suara delapan parpol lain yang lolos parliamentary threshold (ambang batas parlemen)," kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Bidang Media dan Komunikasi Publik, Willy Aditya di Jakarta, Sabtu, 25 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Peningkatan suara NasDem bahkan mengalahkan dua partai yang diprediksi meraih efek ekor jas dari Pilpres, PDIP dan Gerindra. PDI Perjuangan mencatat kenaikan 0,38 persen, dari 18,95 persen di Pileg 2014 menjadi 19,33 persen di Pileg 2019. Sementara, Gerindra mencatat kenaikan sebesar 0,76 persen. Dari 11,18 persen di Pileg 2014 menjadi 12,57 persen tahun ini.
 
Willy mengatakan, konversi perolehan kursi Partai NasDem pun mencatat penambahan kursi terbanyak. Kursi NasDem di parlemen dalam penghitungan sementara mendapat 23 kursi tambahan. Meraih 59 kursi dari 36 kursi di Pileg sebelumnya.
 
Bila dibandingkan dengan PDI Perjuangan, partai tersebut hanya mencatat penambahan sebanyak 19 kursi menjadi 128 kursi pada Pileg 2019. Dari 109 kursi di Pileg 2014.
 
Sementara Gerindra menambah 5 kursi dari 73, menjadi 78 kursi di Pileg 2019. Sedangkan Golkar mencatat penurunan 6 kursi DPR dari 91 kursi, menjadi 85 kursi pada pileg tahun ini.
 
"Walau semua ini masih sementara, tetapi kira-kira komposisi parlemen hasil Pemilu 2019 seperti itu,’’ tambah Willy yang juga lolos ke Senayan hasil Pileg 2019 itu.
 
Willy mengatakan, salah satu kekuatan NasDem ialah gerakan politik tanpa mahar. Sikap politik NasDem tersebut bukan retorika, tetapi merupakan kenyataan dan fakta di lapangan. Sehingga masyarakat merasakan dan mengalami secara langsung.
 
‘’Pengalaman langsung itu tentu menimbulkan kepercayaan. NasDem berterima kasih atas kepercayaan itu dan menjaga serta merawat kepercayaan tersebut,’’ ujar Willy.
 
Kemudian pemilihan dan penempatan caleg yang memilliki kapasitas serta dekat dengan masyarakat. Kedekatan caleg dengan konstituen tentu menimbulkan kepercayaan terhadap para caleg NasDem. Dengan demikian, masyarakat menjatuhkan pilihan kepada para caleg NasDem itu.
 
‘’Ketiga, adalah totalitas Ketua Umum NasDem pak Surya Paloh dan segenap caleg serta kader NasDem dalam mengkampanyekan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai pasangan capres-cawapres yang diusung NasDem,’’ tambah Willy.
 
Willy mengatakan, Ketua Umum NasDem Surya Paloh di berbagai tempat selama masa kampanye selalu menyuarakan kemenangan NasDem penting. Tetapi, kemenangan itu tidak ada artinya jika Presiden terpilih bukan Jokowi.
 
Bagi Willy, itu merupakan sikap totalitas Ketua Umum NasDem dalam memperjuangkan Jokowi menjadi Presiden periode kedua. Partai yang bermarkas di Gondangdia, Jakarta Pusat itu bersyukur bahwa Jokowi-Ma’ruf Amin terpilih kembali sebagaimana keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
 
"Apa yang diharapkan Ketua Umum Surya Paloh menjadi kenyataan yakni NasDem menang dan Jokowi terpilih lagi," ucap Willy.
 

(WHS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif