Konferensi pers  Indomedia Poll di Jakarta. Medcom/ Siti Yona Hukmana
Konferensi pers Indomedia Poll di Jakarta. Medcom/ Siti Yona Hukmana

NasDem Masuk Konfigurasi Caleg Nasionalis di 80 Dapil

Pemilu caleg partai nasdem pemilu serentak 2019
Siti Yona Hukmana • 24 Maret 2019 19:33
Jakarta: Indomedia Poll melakukan penelitian terhadap calon anggota legislatif (caleg) DPR RI di 80 daerah pemilihan (dapil) yang berasal dari partai nasionalis. Salah satu partai yang masuk konfigurasi yakni Partai NasDem.
 
"Setelah kita teliti, ada tiga partai yang masuk kategori nasionalis yakni NasDem, PDIP dan PSI," kata Direktur Media dan Riset Indomedia Poll Hamzah Fansuri di Bakoel Koffie Cikini, Jakarta Pusat, Minggu, 24 Maret 2019.
 
Menurut Hamzah, Partai NasDem, PDIP dan PSI dikatakan nasionalis karena memiliki ciri-ciri diri sebagai bagian dari perwujudan agenda-agenda kemerdekaan nasional, mendukung nasionalisme serta tidak sekedar jargon melainkan secara progresif menawarkan gagasan yang merespon setiap tantangan hidup berbangsa dan bernegara. Partai di Indonesia memiliki tiga ciri yaitu nasionalis, religius dan kekaryaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sehingga Partai Golkar, Garuda, Hanura, Berkarya masuk dalam kategori kekaryaan. Sedangkan, Partai Gerindra lebih kepada kepentingan kekuasaan dari ketua umumnya. Sementara, ketua umum NasDem, PDIP dan PSI secara otentik dan konsisten menyuarakan serta berjuang pada visi-misi kebangsaan," ujar Hamzah.
 
Hamzah melanjutkan, dari tiga partai yakni NasDem, PDIP dan PSI ini dilakukan penelitian terkait para calegnya. Menurut dia, perlu dilakukan pengamatan terkait riwayat hidup caleg dan kiprah serta kerja-kerja nyata yang bersentuhan langsung dengan masalah kebangsaan.
 
"Sebab, itu akan memberikan pengaruh besar bagi pemilih terutama dalam menentukan pilihan di pemilu nanti," tutur Hamzah.
 
Beberapa nama-nama caleg di masing-masing dapil yang masuk dalam konfigurasi caleg nasionalis di antaranya, di Sumatera ada 17 dapil yang terdapat beberapa caleg bervisi nasionalis dengan reputasi baik. Di antaranya, Kamarudin Kamar (dapil Aceh 1 dari PSI). Kemudian, Yasonna H. Laoly (dapil Sumatera Utara 1 dari PDIP), Trimedya Panjaitan (dapil Sumut 2 dari PDIP), Irma Suryani (dapil Sumatera Selatan 2 dari NasDem), Endang Tritana (dapil Sumatera Barat 2 dari PSI), Taufik Basari (dapil Lampung 1 dari NasDem).
 
Kemudian di wilayah Jawa yaitu Banten dan DKI Jakarta, caleg yang bervisi nasionalis di dapil Ibu Kota dan Banten ini adalah Ahmad Sahroni (dapil DKI Jakarta 3), Rian Ernest Tanudjaja (dapil DKI Jakarta 1 dari PSI), Azmi Abubakar (dapil Banten 3 dari PSI), Grace Natalie Louisa (dapil DKI Jakarta 3 dari PSI).
 
Caleg yang bervisi nasionalis di wilayah Jawa Barat yakni, Rieke Diah Pitaloka (dapil Jabar 7 dari PDIP), Fajar Riza Ul Haq (dapil Jabar 5 dari PSI), Adian Yunus Yusak Napitupulu (dapil Jabar 5 dari PDIP), Dedek Prayudi (dapil Jabar 9 dari PSI), Ribja Tjiptaning Proletriyati (dapil Jabar 4), Teuku Taufiqulhadi (dapil Jabar 5 dari NasDem), Moh. Arief S. Suditomo (dapil Jabar 1 dari NasDem) dan Satia Chandra Wiguna (dapil Jabar 11 dari PSI).
 
Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta ada Dini Shanti Purwono (dapil Jateng 1 dari PSI), Puan Maharani (dapil Jateng 5 dari PDIP), Harijanto Arbi (dapil Jateng 3 dari PSI), Hendrawan Supratikno (dapil Jateng 10 PDIP), Sugeng Suparwoto (dapil Jateng 8 dari NasDem), Redianto Heru Nurcahyo (dapil DIY dari PSI), Amelia Anggraini (dapil Jateng 7 dari NasDem), dan Mohammad Idham Samawi (dapil DIY dari PDIP).
 
Wilayah Jawa Timur yakni Ahmad Basarah (dapil Jatim 5 dari PDIP), A Effendy Choirie (Dapil Jatim 10 dari NasDem), Andy Budiman (dapil Jatim 1 dari PSI), Mohammad Guntur Romli (dapil Jatim 3 dari PSI), Danik Eka Rahmaningtyas (dapil Jatim 4 dari PSI), Surya Tjandra (dapil Jatim 5 dari PSI), dan Imam Addaruqutni (dapil Jatim 6 dari PSI).
 
Wilayah Bali dan Nusa Tenggara yakni Andreas Hugo Pareira (dapil NTT 1 dari PDIP), Kurtubi (dapil NTB2 dari NasDem), I Nengah Yasa Adi Susanto (dapil Bali dari PSI).
 
Caleg yang bervisi nasionalis di Wilayah Kalimantan ada Asdy Narang (dapil Kalteng dari PDIP), Guntur Prawira (dapil Kalsel 1 dari NasDem), Itha Saleem (dapil Kalbar 1 dari PSI. Wilayah Sulawesi ada Benny Jozua Mamoto (dapil Sulut dari NasDem), Andi Saiful Haq (dapil Sulsel 1 dari PSI), Akbar Faizal (dapil Sulses 2), Rachmad Gobel (dapil Gorontalo dari NasDem), dan Yusuf Lakaseng (dapil Sulteng dari PSI)
 
Wilayah Maluku dan Papua yakni Mercy Chriesty Barends (dapil Maluku dari PDIP), Andy Eric Manuhutu (dapil Maluku dari PSI) dan Sulaeman L. Hamzah (dapil Papua dari NasDem).
 
"Jadi itu untuk 80 dapil yang kami tracking dan bisa dipertimbangkan untuk menjadi anggota caleg terpilih," ujar Hamzah.
 
Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Indomedia Poll. Menurut Titi, hasil riset atau penelitian yang dilakukan ini bisa menjadi acuan pemilih agar tidak salah pilih saat pemungutan suara.
 
"Saya kira ini langkah yang sangat baik membantu pemilih untuk mengenali karakter dan juga visi-misi program yang dibawa caleg," pungkas Titi.
 

(EKO)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif