Komisioner KPU, Wahyu Setiawan - Medcom.id/Faisal Abdalla.
Komisioner KPU, Wahyu Setiawan - Medcom.id/Faisal Abdalla.

KPU Manfaatkan Medsos Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula

Pemilu pemilu serentak 2019 Pemilih Pemula
Faisal Abdalla • 12 Januari 2019 16:15
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggencarkan sosialisasi Pemilu 2019 untuk meningkatkan partisipasi pemilih. KPU memanfaatkan media sosial (medsos) untuk menarik partisipasi pemilih pemula.
 
"Kita sudah punya sembilan metode kampanye, salah satunya melalui medsos. Itulah kenapa kami bekerja sama dengan platform dan berbagai pihak dan mengintensifkan pemanfaatan media sosial untuk meningkatkan sosialisasi," kata Komisioner KPU, Wahyu Setiawan ketika dihibungi, Sabtu, 12 Januari 2019.
 
Wahyu menyadari sebagian besar pengguna medsos adalah pemilih pemula di rentang usia 17-45 tahun. Karena itu, medsos menjadi instrumen penting bagi KPU untuk menggalang partisipasi masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain medsos, KPU turut melakukan sosialisasi dan pendidikan politik kepada pemilih pemula melalui media lain. Salah satunya debat publik capres-cawapres serta iklan kampanye melalui berbagai saluran, seperti media masa dan penyiaran.
 
Selain sosialisasi yang dilakukan mandiri, KPU turut menggandeng institusi terkait untuk meningkatkan partisipasi pemilih dari berbagai segmentasi.
 
(Baca juga:Sosialisasi Pemilu ke Pemilih Pemula Dinilai Masih Minim)
 
"Kita melakukan upaya sosialisasi dan pendidikan pemilih yang bermitra dengan para pihak, dengan pemerintah, dengan organisasi kemasyarakatan agama, dengan organisasi kepemudaan atau lembaga swadaya masyarakat (LSM), seperti LSM di bidang disabilitas dan LSM perempuan," papar dia.
 
KPU menargetkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 sebesar 77,5 persen. Angka itu meningkat dari partisipasi pemilih pada Pemilu 2014 sebesar 75 persen.
 
"Pemilu ini kan kepentingan nasional. Semua komponen bangsa berkepentingan dengan Pemilu 2019, oleh karena itu mari kita berpartisipasi sesuai peran masing-masing agar Pemilu 2019 dapat dilakukan dengan jujur, adil, damai dan demokratis," tandas dia.
 


 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif