Warga melintas di depan mural bergambar Capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto di Solo, Jawa Tengah. (Foto: ANTARA/Mohammad Ayudha)
Warga melintas di depan mural bergambar Capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto di Solo, Jawa Tengah. (Foto: ANTARA/Mohammad Ayudha)

Masyarakat Diajak Kembali Merajut Persatuan

Pemilu pileg pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Theofilus Ifan Sucipto • 24 April 2019 07:39
Jakarta: Aliansi Masyarakat Sipil untuk Kemanusiaan mengajak masyarakat kembali tali persatuan pascapemilu. Perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi bukan alat pemecah belah bangsa.
 
“Kami mengajak seluruh warga negara bersikap rasional dalam memaknai paham berbangsa dan bernegara dalam demokrasi yang beradab,” kata Penasihat Aliansi Masyarakat Sipil untuk Kemanusiaan, Erry Riyana Hardjapamekas di Jakarta, Selasa 23 April 2019.
 
Erry mengatakan masih banyak agenda untuk membangun Indonesia menuju bangsa yang bermartabat. Pemberantasan korupsi, membangun warga yang tertib hukum dan beretika, serta reformasi lanjutan dalam pelayanan publik dan penegakan hukum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid I itu menyebut politisasi agama dalam bentuk berita palsu, provokasi, membuat masyarakat terbelah. Ia pun mengimbau masyarakat dan elite politik tetap menjaga persatuan dan kesatuan.
 
Baca juga:119 Petugas KPPS Meninggal dalam Tugas
 
“Kita harus harus menghindari dan menghentikan penyebaran hoaks dan fitnah. Jangan sampai (kita) menjadi bagian dari penyebar informasi yang tidak benar,” ungkapnya.
 
Erry juga meminta seluruh pihak bersama-sama mendukung, mengawal, dan mengawasi kerja besar KPU. Pasalnya, butuh waktu 35 hari lagi bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghitung suara dari 809.500 TPS di seluruh Indonesia.
 
Jika ditemukan dugaan kecurangan atau manipulasi, kata Erry, tim salah satu paslon atau massa pendukung paslon diharapkan tidak bertindak sendiri. Pengaduan terhadap kecurangan, lanjutnya, dapat dilakukan melalui mekanisme hukum.
 
Sementara itu, dia juga menyampaikan ungkapan dukacita atas meninggalnya 90 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas pada Pemilu serentak 2019 di sejumlah daerah.
 
“Mari mendoakan para patriot pahlawan demokrasi yang gugur dalam menjalankan tugas mulia dan semoga arwah mereka nendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.
 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif