Massa aksi lari berhamburan menghindari gas air mata saat terlibat bentrok dengan polisi di Jalan Wahid Hasyim, depan gedung Bawaslu, Jakarta. Foto: MI/Ramdani
Massa aksi lari berhamburan menghindari gas air mata saat terlibat bentrok dengan polisi di Jalan Wahid Hasyim, depan gedung Bawaslu, Jakarta. Foto: MI/Ramdani

Kerusuhan Pemilu Tanda Kehidupan Demokrasi Belum Dewasa

Pemilu Demo Massa Penolak Pemilu
Kautsar Widya Prabowo • 30 Mei 2019 07:00
Jakarta: Ketua Umum Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Bimo Suryono mengatakan Indonesia belum dewasa dalam berdemokrasi. Hal tersebut ditunjukan dengan timbulnya kerusuhan yang menolak hasil Pemilu 2019.
 
"Ini kehidupan demokrasi yang ternyata belum dewasa, orang siap menang tapi tidak pernah siap kalah," ujar Bimo dalam acara Merajut Persaudaraan dan Kolaborasi untuk Indonesia Damai Pasca Pemilu 2019, di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu, 29 Mei 2019.
 
Kericuhan menolak hasil pemilu tidak hanya terjadi di Indonesia, negara adidaya seperti Amerika juga mengalami kondisi yang sama. "Pemilihan presiden di Amerika, salah satu kandidat, siap menang siap, kalau kalah berarti pemilu curang, narasi itu yang selalu dibangun," tuturnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Bimo juga melihat salah satu peserta dalam pemilu di Indonesia juga melakukan penyebaran informasi yang berujung ketidak percayaan masyarakat terhadap lembaga penyelenggara pemilu. Hal tersebut pun dianggap efektif untuk mempengaruhi masa pendukung dari kubu tersebut.
 
"Metode memenangkan pemilu dengan menyebarkan berita bohong, berita bohong disebarkan berkali-kali akan seperti berita kebenaran. Merubah mindset masyarkat," tuturnya.
 
Sebelumnya, sekelompok massa menggelar demo di depan kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Mereka menolak hasil Pemilu 2019 karena dianggap penuh kecurangan. Aksi yang berlangsung sejak 21 hingga 22 Mei 2019 itu pun berujung ricuh dan memakan korban jiwa serta luka.
 
Massa membakar ban serta menimpuki aparat keamanan yang menjaga jalannya demo. Tak hanya itu, massa aksi juga merusak gerai cepat saji di Sarinah.
 

(DMR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif