Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate memberikan keterangan pers di Rumah Cemara, Jakarta. Foto: MI/Rommy Pujianto
Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate memberikan keterangan pers di Rumah Cemara, Jakarta. Foto: MI/Rommy Pujianto

Johnny Tak Sepakat Gerindra Masuk Kabinet

Pemilu pilpres 2019
Arga sumantri • 26 Juni 2019 12:36
Jakarta: Partai NasDem menilai Gerindra harus tetap berada di oposisi pemerintah. Sekretaris Jenderal NasDem Johnny G Plate menyebut tak perlu semua partai masuk dalam kabinet pemerintah.
 
"Gerindra harus mampu jadi oposisi yang kontributif. Jangan semua menjadi kabinet, kalau semua masuk kabinet ini ngapain Pilpres," kata Johnny kepada Medcom.id, Rabu, 26 Juni 2019.
 
Menurut Johnny, pandangan ini berdasarkan prinsip penyelenggaraan kabinet yang efektif dan efisien. Bila Gerindra, atau partai lain masuk kabinet, Presiden akan kesulitan mengakomodasi semua kekuatan politik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Johnny juga menilai visi misi Gerindra selama masa kampanye banyak yang tak sesuai dengan pemerintah. Utamanya, di bidang ekonomi yang dianggap banyak bertentangan dengan program Presiden Joko Widodo. Misalnya, soal infrastruktur, hutang negara yang produktif dan akuntabel, hingga sistem pajak.
 
"Pajak kita membangun sistem perpajakan yang progresif dan teratur, mereka mau menurunkan tax rate, ini kalau bertentangan bagaimana kabinet, nanti hanya membuat keributan, masalah, yang tidak perlu saja," bebernya.
 
Menurut Johnny, Gerindra belum berpengalaman berada di kabinet. Selain itu, koalisi Indonesia Kerja (KIK) sudah terlalu gemuk dengan komposisi 60 persen perwakilan di Parlemen.
 
"Tambah Demokrat, Gerindra, PAN. Wah kayak apa itu kabinet, pelangi banget," ungkap Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin itu.
 
Menurut dia, komposisi kabinet yang terlalu gemuk menyebabkan penyelenggaraan negara tidak efektif. NasDem menyadari gotong royong dalam politik diperlukan, namun tak melulu dalam satu kabinet.
 
"Enggak perlu semua empat-empatnya (partai) masuk. Satu, dua, silakan lah, menambah kekuatan kabinet," ujarnya.
 

(AZF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif