Cawapres Ma'ruf Amin saat kampanye di Pamekasan-Madura. Medcom.id/ M Sholahadhin Azhar,
Cawapres Ma'ruf Amin saat kampanye di Pamekasan-Madura. Medcom.id/ M Sholahadhin Azhar,

Ma'ruf Yakin Menang 70% di Pamekasan

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf
M Sholahadhin Azhar • 20 Maret 2019 03:52
Pamekasan: Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 Ma'ruf Amin menargetkan kemenangan 70 persen di Pamekasan, Madura.
 
Ma'ruf menilai target tersebut sangat mungkin dicapai saat melihat antusiasme warga dalam acara Istighosah Kubro di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasa, Madura.
 
"Saya tanya tadi berapa persen, mereka bilang 90 persen. Tapi saya pikir ya itu kan keinginan umat di lapangan. (Targetnya) ya sekitar 60-70 (persen) lah di Pamekasan," ujar Kiai Ma'ruf kepada media, Selasa, 19 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyebut dalam kunjungannya di Madura, antusiasme warga saat menyambut dirinya menggambarkan dukungan bulat. Misalnya saat dirinya menghadiri acara Ngaji Bareng di Pondok Pesantren An-Nuqqayah di Sumenep dan saat menghadiri Istighosah Kubro di Pamekasan.
 
"Di lapangan Pamekasan lebih lagi, meski hujan mereka tidak berubah, mereka mendengarkan," ucap Ma'ruf.
 
Dia pun bersyukur bisa kembali melakukan silaturrahim politik ke Madura. Apalagi Ma'ruf mengaku masih memiliki hubungan darah dengan orang-orang Madura.
 
"Pamekasan ini kampung saya sendiri. Saya orang Pamekasan. Mbah saya itu Raja Kerajaan Sumedang, istirnya Nyai Ratu Harisbaya yang ternyata namanya Nyai Larantoko, anaknya Raden Zuhro Prajoto Jemberingin Pamekasan," kata Ma'ruf.
 
Ma'ruf meyakini rakyat Pulau Madura tidak percaya hoaks dan fitnah yang menyerang kubu petahana. Pasalnya, ia menilai masyarakat di sana sangat berwawasan dan punya ilmu, sehingga fitnah dan hoaks tak akan mempengaruhi mereka.
 
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini pun meluruskan berita dirinya akan digantikan Basuki Tjahaja Purnama jika terpilih sebagai wakil presiden.Ma'ruf menegaskan berita itu hoaks.
 
"Bohong. Memangnya RT, emangnya RW apa? Jangan percaya itu isu. Fitnah," jelas Ma'ruf.
 

(SCI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif