Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin (kanan). Foto: Antara/Hafidz Mubarak.
Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin (kanan). Foto: Antara/Hafidz Mubarak.

Elektabilitas Jokowi di Sumbar Jadi Sorotan

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf
M Sholahadhin Azhar • 06 Desember 2018 09:24
Jakarta: Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) mewaspadai elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Sumatra Barat. Sebab melalui survei internal, belum ada lonjakan elektoral di wilayah itu.
 
"Data yang ada sama kita di Sumatera Barat, Pak Jokowi seperti pemilu tahun lalu seperti itu. Maksudnya belum beranjak secara signifikan," kata Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding kepada wartawan, Kamis, 6 Desember 2018.
 
Karding menyebut, ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini terjadi. Misalnya faktor sejarah, ketokohan dan faktor lain. Namun, pihaknya tetap percaya diri bisa meraih suara banyak di Sumbar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu cara yang bakal ditempuh, kata dia, menggencarkan sosialisasi kinerja Jokowi 4 tahun belakangan. Cara itu, kata dia, bisa memancing respons masyarakat, khususnya membuat mereka lebih rasional dan terbuka dalam melihat pasangan calon nomor 01.
 
Selain Sumbar, Karding manyebut elektabilitas Jokowi di Jawa Barat meningkat. Merujuk pada jajak pendapat berbagai lembaga survei, kenaikan elektoral juga terjadi di wilayah lain yang selama ini rajin dikunjungi pasangan calon.
 
"Jawa Barat kami sudah menang di atas dua poin dan di daerah lain naik signifikan," kata dia.
 
Baca: Jokowi-Ma'ruf Unggul di Empat Segmen Pengguna Media Sosial
 
Karding menyebut, salah satu keberhasilan elektoral di Jawa Barat karena Ma'ruf Amin rajin melakukan kunjungan. Strategi tersebut, kata dia, mendongkrak elektabilitas paslon nomor urut 01.
 
Figur Ma'ruf sebagai ulama besar, dan sederet prestasi keagamaan lainnya, kata Karding, menjadi daya tarik masyarakat. TKN sendiri menyadari hal itu dan berusaha mengoptimalkan peran Ma'ruf guna mendulang suara.
 
"Beliau terus menerus bekerja berputar di basis pesantren muslim di Jakarta dan sekitarnya Jabar dan Banten," tandas Karding.
 


 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif