Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Verry Surya Hendrawan. MI/Rommy Pujianto
Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Verry Surya Hendrawan. MI/Rommy Pujianto

Prabowo-Sandi Diharapkan Tetap Menghadiri Penetapan Paslon Terpilih

Pemilu pilpres 2019
Candra Yuri Nuralam • 30 Juni 2019 04:21
Jakarta: Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Verry Surya Hendrawan berharap pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bisa ikut menyaksikan langsung penetapan paslon terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU, hari ini. Kedatangan Prabowo-Sandi diyakini bisa meredam suasana.
 
"TKN juga terus berdoa dan berharap, agar Pak Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Salahuddin Uno dapat pula hadir, dan bersama-sama menunjukkan kepada masyarakat dan dunia Internasional tentang kekuatan demokrasi di negara tercinta," kata Verry di Jakarta, Sabtu, 29 Juni 2019.
 
Verry yakin Prabowo-Sandi tidak memiliki rasa dendam usai hasil pemilihan presiden diputuskanMahkaman Konstitusi (MK). Dia yakin, Prabowo-Sandiaga berjiwa ksatria.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"TKN meyakini sepenuhnya bahwa kedua tokoh bangsa yang luar biasa ini, pada akhirnya insyaallah akan selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara tercinta," ujarnya.
 
Sekretaris Jenderal Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) itu mengatakan seluruh petinggi TKN akan menghadiri penetapan calon pasangan terpilih. Hal ini sebagai bentuk solidaritas dan kekompakan dari partai koalisi petahana.
 
Dia juga mengucapkan rasa terima kasih kepada KPU yang bisa menggelar pemilu serentak pertama di dunia, dan berjalan dengan lancar.
 
"Kehadiran ini adalah selain sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya rangkaian panjang proses pemilu serentak 2019, juga sebagai ungkapan bentuk apresiasi dan penghormatan yang tinggi atas kinerja KPU yang sangat berdedikasi dan baik," tutur Verry.
 
Baca: Kubu Prabowo Tak Menghadiri Penetapan Capres Terpilih
 
KPU akan menetapkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai calon presiden dan calon wakil presiden terpilih pada Minggu, 30 Juni 2019, pukul 15.30 WIB. Waktu penetapan itu dipilih lantaran putusan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) baru keluar pada Kamis, 27 Juni 2019 malam.
 
"Karena pembacaan putusan selesainya malam, jadi kami tidak mungkin mengirimkan undangan kepada para pihak. Begitu juga kalau kita kirimkan hari ini, hari Jumat, tak mungkin juga meteka diminta langsung datang," kata Ketua KPU Arief Budiman di Gedung KPU, Jakarta, Jumat, 28 Juni 2019.
 
Arief menjelaskan penetapan capres dan cawapres terpilih akan dilakukan melalui rapat pleno terbuka. KPU akan mengundang kedua capres-cawapres dan seluruh perwakilan partai politik peserta pemilu.
 
KPU juga mempersilakan kedua capres-cawapres untuk membawa pendukungnya. KPU memberi jatah 20 undangan untuk masing-masing paslon.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif