Jakarta - Salah satu kelebihan mobil listrik dan mobil hybrid adalah ketika jalan menurun, sistem pengereman regeneratif bisa mengisi kembali energi ke baterai. Lalu bagaimana memaksimalkan sistem pengereman regeneratif tapi tidak mengorbankan kenyamanan saat berkendara?
Lantaran jika Sobat Medcom menyetel sistem pengereman regeneratif dengan level tertinggi (Hard), tentu akan membuat berkendara di jalan bebas hambatan seperti jalan tol kurang nyaman. Kaki harus tetap menginjak pedal gas jika tak ingin efek deselerasinya sangat terasa.
Beberapa mobil listrik menyediakan tombol khusus untuk menyetel sistem pengereman regeneratif yang dinginkan sesuai dengan kondisi. Tentu ini akan lebih memudahkan Sobat untuk mengatur dengan cepat level sistem pengereman regeneratfi yang diinginkan.
Bahkan ketika di mobil tersebut tak menyediakan tombol khusus untuk mengatur sistem pengereman regeneratif, biasanya ada pilihan untuk menyetel tombol di kemudi berubah fungsi ke tombol pengereman regeneratif.
Baca Juga:
Mengenal Fitur Launch di Xpeng G6, Torsinya Gokil!
Namun ketika pilihan untuk menyetel tombol di kemudi itu tak menyertakan sistem pengereman regeneratif, maka bisa mengaturnya sembari berkendara. Namun Sobat harus tetap waspada, lantaran melakukan ini sambil berkendara bisa mengalihkan fokus untuk berkendara aman di jalan raya.
Saran penyetelan sistem pengereman regeneratif untuk jalan biasa dan bebas hambatan, bisa disetel ke level Low dan Medium. Namun untuk kondisi jalan menurun dan meliuk-liuk di pegunungan, bisa memanfaatkan level Hard.
Ini sekaligus bisa membantu memaksimalkan energi dari sistem deselerasi ini terserap maksimal ke baterai. Sehingga energi di baterai bisa bertambah lebih banyak. Selmata mencoba!
Jakarta - Salah satu kelebihan
mobil listrik dan
mobil hybrid adalah ketika jalan menurun, sistem pengereman
regeneratif bisa mengisi kembali energi ke baterai. Lalu bagaimana memaksimalkan sistem pengereman regeneratif tapi tidak mengorbankan kenyamanan saat berkendara?
Lantaran jika Sobat Medcom menyetel sistem pengereman regeneratif dengan level tertinggi (Hard), tentu akan membuat berkendara di jalan bebas hambatan seperti jalan tol kurang nyaman. Kaki harus tetap menginjak pedal gas jika tak ingin efek deselerasinya sangat terasa.
Beberapa mobil listrik menyediakan tombol khusus untuk menyetel sistem pengereman regeneratif yang dinginkan sesuai dengan kondisi. Tentu ini akan lebih memudahkan Sobat untuk mengatur dengan cepat level sistem pengereman regeneratfi yang diinginkan.
Bahkan ketika di mobil tersebut tak menyediakan tombol khusus untuk mengatur sistem pengereman regeneratif, biasanya ada pilihan untuk menyetel tombol di kemudi berubah fungsi ke tombol pengereman regeneratif.
Namun ketika pilihan untuk menyetel tombol di kemudi itu tak menyertakan sistem pengereman regeneratif, maka bisa mengaturnya sembari berkendara. Namun Sobat harus tetap waspada, lantaran melakukan ini sambil berkendara bisa mengalihkan fokus untuk berkendara aman di jalan raya.
Saran penyetelan sistem pengereman regeneratif untuk jalan biasa dan bebas hambatan, bisa disetel ke level Low dan Medium. Namun untuk kondisi jalan menurun dan meliuk-liuk di pegunungan, bisa memanfaatkan level Hard.
Ini sekaligus bisa membantu memaksimalkan energi dari sistem deselerasi ini terserap maksimal ke baterai. Sehingga energi di baterai bisa bertambah lebih banyak. Selmata mencoba!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)