Ilustrasi. Auto2000
Ilustrasi. Auto2000

Safety Driving

Mengemudi yang Aman di Era Kenormalan Baru

Ekawan Raharja • 31 Desember 2020 10:00
 
“Pastikan terdengar bunyi 'ceklik' saat kepala sabuk pengaman dipasangkan. Selain itu pastikan juga sabuk pengaman terpasang dengan rapi, rapat, dan rendah untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Karena pemasangan sabuk pengaman yang benar akan meningkatkan keselamatan berkendara kita sebesar 42 persen,” ucapnya melalui keterangan resminya.
 

2. Bahaya Jalan yang Lengang, Perhatikan Jarak Berhenti

Menurut National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) jumlah kendaraan di jalan turun 63 persen dibanding tahun lalu, hal itu mengakibatkan jalanan lebih sepi dan banyak orang mengendarai kendaraannya dengan lebih kencang. Insurance Business America menyebutkan, setidaknya ada 30 persen peningkatan di mana orang-orang mengemudi lebih dari 100 kilometer per jam dalam satu perjalanan.
 
Fokus kecepatan kendaraan menjadi hal yang perlu diperhatikan juga. Selain berpengaruh pada jarak berhenti, semakin kencang atau tinggi kecepatan kendaraan pengendara maka memerlukan jarak yang semakin jauh agar kendaraan tersebut dapat berhenti. Jarak berhenti akan bertambah saat kondisi mengemudi berubah
 
“Jarak reaksi dan jarak pengereman saat berada pada jalanan yang kering dan jalanan yang basah akan berbeda. Selain itu kecepatan juga akan menambah jarak berhenti, misalnya pengendara dengan kecepatan 50 kilometer per jam masih bisa berhenti tepat waktu ketika akan menabrak sesuatu yang ada pada jarak 35 meter di depannya, dibandingkan dengan pengendara dengan kecepatan 70 kilometer per jam dengan jarak yang sama,” jelasnya.
 

3. Kebiasaan Baru Kegiatan Otomotif

- Memastikan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak aman),
- Menjaga kesterilan eksterior dan interior kendaraan dengan mencuci kendaraan secara rutin,
- Meminimalisir kopdar (kopi darat) atau pertemuan langsung berskala besar dan menggantinya dengan pertemuan daring,
- Memproteksi dan mengalihkan risiko tinggi kendaraan bermotor dengan asuransi perlindungan kendaraan bermotor atau mobil.
 
Read All




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan