Kondisi ban yang tidak sehat sangat berisiko menghadirkan kecelakaan. Twitter/TMCPoldaMetro.
Kondisi ban yang tidak sehat sangat berisiko menghadirkan kecelakaan. Twitter/TMCPoldaMetro.

Safety Driving

4 Masalah Ban yang Wajib Diketahui Pengemudi Truk

Otomotif tips mobil safety driving
Ekawan Raharja • 02 September 2020 09:31
Jakarta: Kecelakaan bus dan truk hingga saat ini masih kerap terjadi di Indonesia, bahkan mencapai 555 kasus Menurut data Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) pada kuartal kedua tahun 2019 (1 April - hingga 30 Juni 2019. Salah satu faktor penyebabnya adalah rendahnya kesadaran kondisi kesehatan ban.
 
Ban yang tidak sehat dapat berakibat fatal karena dapat menurunkan performa berkendara, antara lain menyebabkan kehilangan kendali atau oleng. Menurut President Director Hankook Tire Sales Indonesia, Yoonsoo Shin, ban kerap mengalami penilaian yang terlalu tinggi dari pengemudi karena secara kasat mata, penampilan ban terlihat baik-baik saja. Padahal sebaik apapun kualitas dan teknologi ban, tidak ada ban yang tahan dari kerusakan.
 
“Betul bahwa ban adalah salah satu komponen kendaraan paling penting. Ban berfungsi sebagai penopang beban, penerus daya gerak kendaraan, penerus kemudi untuk berbelok, dan pengontrol suspensi. Namun di sisi lain, ban juga salah satu komponen yang paling terdampak dari empat fungsi utama ban tersebut. Masing-masing punya efek samping yang membuat ban dapat mengalami perubahan kondisi,” jelas Yoonsoo Shin melalui keterangan resminya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pria asal Korea Selatan membeberkan setidaknya ada 4 permasalahan ban yang harus dikenali para pengemudi truk. Diantaranya;
 
1. Ban Aus
Kendaraan komersial seperti ban dan truk tentunya memiliki jarak tempuh dan pemakaian yang tinggi, sehingga ban akan lebih cepat aus. ban aus juga dapat dipengaruhi oleh perilaku mengemudi, kondisi jalan, kondisi tekanan angin, dan sebagainya.
 
Ban yang aus dapat mengurangi daya cengkeram secara drastis sehingga membahayakan bagi bus dan truk, terutama saat melintas di jalanan licin atau bahkan hanya sekedar melakukan pengereman. Untuk itu diharapkan setiap pengemudi senantiasa memperhatikan ketebalan tapak ban. Jika sudah dibawah batas minimal penggunaan, sebaiknya segera mengganti ban.

 
Halaman Selanjutnya
  2. Ban Kempis Secara…
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif