Suzuki Burgman Street 125 EX. Medcom.id/Ahmad Garuda
Suzuki Burgman Street 125 EX. Medcom.id/Ahmad Garuda

Ban Belakang Motor Matic Goyang? Ini 6 Cara Mengatasinya

Ekawan Raharja • 27 Oktober 2026 12:05
Ringkasnya gini..
  • Ban belakang motor matic goyang bisa disebabkan tekanan angin tidak sesuai, ban aus, pelek rusak, atau komponen roda bermasalah.
  • Suzuki membagikan enam langkah mengatasi ban motor matic oleng, mulai dari memeriksa tekanan angin hingga mengecek engine mounting.
  • Jika motor tetap oleng setelah pemeriksaan awal, bawa ke bengkel resmi agar penyebabnya diketahui dan diperbaiki dengan tepat.
DKI Jakarta: Ban belakang motor matic yang goyang atau terasa oleng dapat mengganggu kestabilan dan kenyamanan berkendara. Kondisi ini bisa disebabkan tekanan angin yang tidak sesuai, ban aus, pelek rusak, hingga masalah pada komponen pendukung roda. Penanganan perlu disesuaikan dengan penyebabnya agar motor kembali stabil dan aman digunakan.

Mengutip panduan perawatan di situs resmi Suzuki, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi ban belakang motor matic goyang. Mulai dari memeriksa tekanan angin hingga membawa kendaraan ke bengkel resmi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

6 Cara Mengatasi Ban Belakang Motor Matic Goyang

1. Periksa tekanan angin ban

Tekanan angin yang terlalu rendah atau berlebihan dapat memengaruhi kestabilan motor. Jika ban terasa oleng saat berkendara, kurangi kecepatan secara terkendali dan berhenti di tempat aman untuk memeriksa kondisinya.

Apabila tekanan angin kurang, tambahkan angin sesuai rekomendasi pabrikan. Sebaliknya, jika tekanan terlalu tinggi, sesuaikan kembali dengan standar yang ditentukan. Pemeriksaan tekanan secara berkala juga membantu menjaga kondisi ban.

2. Periksa kondisi ban

Ban yang aus, terlalu tipis, robek, atau rusak perlu segera diganti karena dapat mengurangi kemampuan ban mencengkeram permukaan jalan dan menjaga kestabilan roda.
 

Untuk mencegah keausan berlebihan, periksa kondisi ban secara rutin dan pastikan tekanan anginnya sesuai rekomendasi pabrikan. Penggantian ban sebaiknya didasarkan pada kondisi fisik, tingkat keausan, dan batas pemakaian yang ditetapkan produsen, bukan hanya usia pemakaian.

3. Perbaiki atau ganti pelek yang rusak

Pelek penyok atau bengkok dapat membuat putaran roda tidak stabil sehingga motor terasa oleng. Jika masalah berasal dari pelek, lakukan pemeriksaan di bengkel untuk menentukan apakah komponen tersebut masih dapat diperbaiki atau harus diganti.

Untuk mengurangi risiko kerusakan, pengendara sebaiknya menghindari lubang jalan jika memungkinkan, menjaga tekanan angin ban sesuai standar, dan tidak membawa muatan melebihi kapasitas yang ditentukan.

4. Periksa dan kencangkan mur as roda

Mur atau baut roda yang longgar dapat memengaruhi kestabilan roda. Karena itu, bagian tersebut perlu diperiksa untuk memastikan pemasangannya sesuai spesifikasi kendaraan.

Pengencangan sebaiknya menggunakan prosedur dan torsi yang direkomendasikan pabrikan. Jika tidak memiliki peralatan atau keterampilan yang memadai, serahkan pemeriksaan kepada teknisi bengkel.
 

5. Periksa karet engine mounting

Karet engine mounting berfungsi membantu menopang mesin sekaligus meredam getaran. Jika karet mengalami kerusakan, retak, atau menjadi longgar, posisi mesin dan kestabilan motor dapat terganggu.

Apabila ditemukan kerusakan, komponen tersebut perlu diganti sesuai rekomendasi teknisi. Pemeriksaan juga diperlukan jika motor terasa tidak stabil atau muncul suara tidak biasa dari area mesin.

6. Bawa motor ke bengkel resmi

Tidak semua penyebab ban belakang motor matic goyang dapat diketahui melalui pemeriksaan sederhana. Gangguan juga bisa berasal dari bearing roda, shockbreaker, atau komponen lain yang memengaruhi kestabilan kendaraan.

Suzuki Indonesia menyarankan pemeriksaan di bengkel resmi apabila masalah tidak dapat diidentifikasi atau ditangani sendiri. Teknisi dapat memeriksa kondisi ban, pelek, as roda, suspensi, dan komponen pendukung lainnya untuk menentukan perbaikan yang sesuai.

Jangan Abaikan Ban Motor yang Terasa Oleng

Ban belakang motor matic yang goyang perlu segera diperiksa karena dapat berkaitan dengan kondisi ban maupun komponen mekanis lainnya. Jika gejala muncul saat berkendara, kurangi kecepatan secara terkendali, berhenti di lokasi aman, dan hindari melanjutkan perjalanan apabila motor terasa tidak stabil.

Pemeriksaan rutin, tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan, serta penggantian komponen yang rusak dapat membantu menjaga kestabilan motor dan keselamatan pengendara.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan