DFSK Gelora E. DFSK
DFSK Gelora E. DFSK

Industri Otomotif

Alasan DFSK Membuka Segmen Kendaraan Komersial Listrik Di Indonesia

Otomotif industri otomotif mobil listrik DFSK
Ekawan Raharja • 16 Juni 2021 14:00
Jakarta: DFSK menghadirkan Gelora E untuk pertama kali di Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 sekaligus membuka segmen baru kendaraan komersial ringan listrik di Indonesia. Segmen ini, khususnya untuk model blind van dan minibus, sejauh ini masih diisi oleh kendaraan-kendaraan bermesin bensin.
 
PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi, menjelaskan segmen yang mereka masuki ini memiliki peluang yang sangat besar kedepannya. Hasil survey yang mereka lakukan adalah adanya kebutuhan kendaran komersial yang ramah lingkungan di berbagai macam sektor usaha dan jasa.
 
“Model blind van dan minibus yang ditawarkan sangat cocok untuk menunjang berbagai bidang usaha, mulai dari logistik, katering, transportasi umum, sampai dengan pariwisata. Semua bidang ini kini terus berkembang, membutuhkan kendaraan yang sesuai serta bisa diandalkan, dan Gelora E menjadi kendaraaan yang cocok,” ungkap Achmad Rofiqi melalui surat elektroniknya.
 
Secara spesifikasi, mobil berdesain boxy ini dilengkapi sistem baterai sebagai sumber penyimpanan daya listrik yang didukung teknologi pengisian fast charging di mana kapasitas 20-80 persen hanya membutuhkan waktu 80 menit, serta memiliki jarak tempuh maksimal berkendara mencapai 300 kilometer berdasarkan NEDC (New European Driving Cycle). Baterai ini bahkan bisa di cas di rumah dengan sistem pengisian normal yang memiliki rata-rata daya 220V 16A.
 
Di pasar Indonesia, kendaraan blind van dan minibus yang ditawarkan sekarang ini mayoritas masih mengandalkan mesin bensin. Sebut saja Daihatsu Gran Max, Suzuki APV, atau Wuling Formo belum mendapatkan dukungan teknologi listrik. 
 
 
Selain itu, kendaraan listrik diklaim mereka memiliki biaya operasional yang lebih rendah. Hasil hitungan mereka untuk Gelora E memiliki biaya operasional yang lebih rendah, mencapai 1/3 dibandingkan dengan kendaraan komersial konvensional.
 
Kehadiran Gelora E juga selaras dengan semangat pemerintah dalam mendorong mobilitas yang ramah lingkungan melalui kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB). “Kami sudah menerima berbagai apresiasi positif dan surat pemesanan kendaraan (SPK) sejak diperkenalkan di IIMS Hybrid 2021, sehingga hal-hal tersebut memacu kami untuk melayani konsumen lebih baik kedepannya."
 
Nah kira-kira siapa yang akan menyusul DFSK untuk bermain di segmen kendaraan komersial ringan listrik? Apakah Wuling, Suzuki, Daihatsu, atau ada merek lain yang siap bermain?

 
(ERA)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif