Kapal Shenzhen mampu mengangkut hingga 9.200 kendaraan dalam satu perjalanan, setara dengan luas 20 lapangan sepak bola. BYD
Kapal Shenzhen mampu mengangkut hingga 9.200 kendaraan dalam satu perjalanan, setara dengan luas 20 lapangan sepak bola. BYD

BYD Pesan 10 Kapal Pengangkut Mobil

Ekawan Raharja • 22 September 2026 08:20
Ringkasnya gini..
  • BYD dikabarkan memesan 10 kapal pengangkut mobil tambahan berkapasitas 9.200 CEU untuk memperluas armada ekspor kendaraan.
  • Jika terealisasi, armada BYD akan mencapai 18 kapal dengan kapasitas gabungan lebih dari 130.000 CEU untuk mendukung ekspor.
  • Ekspor BYD dari China mencapai 1,127 juta kendaraan pada Januari-Agustus, sementara penjualan domestiknya turun 43 persen.
Shenzhen: BYD memesan 10 kapal pengangkut mobil tambahan dengan kapasitas masing-masing 9.200 car equivalent units (CEU). Jika terealisasi, tambahan tersebut akan memperluas armada kapal BYD menjadi 18 unit dengan total kapasitas angkut lebih dari 130.000 CEU.

Informasi tersebut dilaporkan publikasi maritim New Ships dan platform pelayaran Robin Assasfina yang kemudian ditulis oleh Carnewschina. Namun laporan tersebut belum disertai pengumuman resmi dari BYD maupun perusahaan pembuat kapal. Nilai kontrak pemesanan juga belum disebutkan.

Sepuluh kapal tambahan tersebut disebut akan dibangun oleh China Merchants Industry melalui galangan Jinling dan Haimen. Pengiriman kapal dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai 2027 hingga 2029.

Kapal-kapal tersebut merupakan jenis pure car and truck carriers (PCTC), yang dirancang khusus untuk mengangkut kendaraan. Kapasitas PCTC diukur menggunakan CEU, bukan jumlah kendaraan secara tetap, karena ukuran setiap mobil yang diangkut dapat berbeda.

Dengan tambahan 10 kapal berkapasitas 9.200 CEU, BYD akan memperoleh tambahan kapasitas angkut sebesar 92.000 CEU. Jika digabungkan dengan delapan kapal yang telah dimiliki sebelumnya, total kapasitas armada BYD akan melebihi 130.000 CEU.

Baca Juga:
GIIAS Semarang 2026 Hadirkan 19 Merek, Catat Potensi Pasar Otomotif Jawa Tengah

BYD Sudah Punya Delapan Kapal Pengangkut Mobil

BYD menyelesaikan armada awal yang terdiri dari delapan kapal pada September 2025. Kapal BYD Jinan menjadi unit kedelapan yang mulai beroperasi pada periode tersebut.

Delapan kapal yang telah dimiliki BYD terdiri dari Explorer No.1, Hefei, Changzhou, Shenzhen, Xi’an, Changsha, Zhengzhou, dan BYD Jinan.

Seluruh kapal tersebut merupakan kapal roll-on/roll-off (RoRo). Kapal jenis ini dirancang untuk mengangkut kendaraan dengan cara kendaraan masuk dan keluar kapal menggunakan roda, tanpa perlu menggunakan kontainer.

Delapan kapal BYD memiliki kapasitas antara 7.200 hingga 9.000 kendaraan, tergantung jenis kapal. Armada tersebut dibangun dalam waktu kurang dari dua tahun.

Explorer No.1 menjadi kapal pertama yang diserahkan kepada BYD pada Januari 2024. Kapal tersebut dibangun oleh CIMC, kemudian diserahkan kepada perusahaan pelayaran Zodiac Maritime dan disewa oleh BYD.

Berdasarkan estimasi CarNewsChina, delapan kapal awal BYD memiliki kapasitas untuk mendukung ekspor hingga 1 juta kendaraan per tahun. Jika tambahan 10 kapal terealisasi, kapasitas ekspor yang dapat didukung armada tersebut diperkirakan mencapai 2,5 juta kendaraan per tahun.

Angka tersebut merupakan estimasi kapasitas ekspor, bukan jumlah kendaraan yang secara aktual akan diangkut setiap tahun.

Baca Juga:
GR Yaris Diuji di Lintasan Rally, Ini Perubahan dan Spesifikasinya

Kapal BYD Juga Digunakan untuk Ekspor dari Luar China

Operasi pengangkutan BYD tidak hanya digunakan untuk mendukung ekspor kendaraan dari China. Armada tersebut juga melayani fasilitas produksi BYD di luar China.

Pada September 2025, BYD Zhengzhou mengangkut kendaraan setir kanan yang diproduksi di fasilitas BYD Thailand menuju Inggris. Pengiriman tersebut menjadi ekspor kendaraan pertama BYD dari pabrik Thailand menuju negara tersebut.

Thailand tidak termasuk dalam pengenaan bea masuk tambahan Uni Eropa terhadap produsen kendaraan listrik China yang diberlakukan setelah Komisi Eropa menyelesaikan penyelidikan subsidi. BYD sendiri dikenai tarif tambahan 17 persen di atas tarif dasar 10 persen untuk kendaraan listrik China.

Ekspor BYD dari China Meningkat

Di tengah ekspansi kapasitas logistik tersebut, ekspor kendaraan penumpang BYD dari China juga mengalami pertumbuhan.

Berdasarkan data China Passenger Car Association, BYD mengekspor 184.000 kendaraan penumpang dari China pada Agustus. Jumlah tersebut meningkat 131 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan naik 6 persen dibandingkan Juli.

Ekspor BYD menyumbang 35,4 persen dari total ekspor kendaraan energi baru penumpang China. Kategori tersebut mencakup kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) dan plug-in hybrid (PHEV).

Baca Juga:
Korlantas Tegaskan Razia Kendaraan dari Rumah ke Rumah Akhir September Hoaks


Sepanjang Januari hingga Agustus, ekspor BYD mencapai 1,127 juta kendaraan, meningkat 88 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Di sisi lain, penjualan merek utama BYD di pasar domestik China mengalami penurunan. Pada Agustus, BYD menjual 184.000 kendaraan di China, turun 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam delapan bulan pertama tahun ini, penjualan kendaraan merek BYD di pasar domestik China mencapai 1,15 juta unit. Angka tersebut turun 43 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Perkembangan tersebut menunjukkan adanya perbedaan tren antara ekspansi ekspor BYD dan penjualan mereknya di pasar domestik China. Sementara ekspor meningkat, penjualan domestik merek BYD mengalami penurunan pada periode yang sama.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan