Strategi balap Sergio Perez berubah agresif ketika tahu Ia harus melakukan pit stopt ekstra ketika mengalami senggolan di awal balapan. Red Bull CP
Strategi balap Sergio Perez berubah agresif ketika tahu Ia harus melakukan pit stopt ekstra ketika mengalami senggolan di awal balapan. Red Bull CP

De Javu Trik 'Ngacir' Perez di F1 Bahrain 2020, Terulang di F1 Inggris 2022

Ahmad Garuda • 04 Juli 2022 13:51
Sebelum lupa perjalanan karir Sergio Perez di Formula 1, tahun 2020 lalu di seri Sakhir Bahrain, Ia memenangi balapan setelah mengalami kecelakaan di awal lap dan tim Racing Point menetapkan strategi baru untuknya. Momen ini sepertinya menjadi de javu bagi pembalap asal Meksiko itu. Usai bersenggolan dengan pembalap yang sama yaitu Charles Leclerc, Ia harus masuk pit stop mengganti komponen mobilnya dan mengejar ketertinggalannya dari pembalap di depan. 
 
Seperti de javu dengan strategi yang pernah diterapkan di F1 Bahrain 2020 itulah, ia justru tampil dengan performa mengesankan. Di mana Ia mengalami senggolan di lap pertama dan berakibat ke komponen mobilnya yang bisa diganti harus diganti saat pitstop.  
 
Strategi yang diterapkan tim Red Bull Racing pun terbilang sukses bagi pembalap yang baru memasuki 2 musim perdananya di tim RBR itu. Ia menyelamatkan podium bagi tim RBR pada seri F1 Inggris yang berlangsung MInggu (3/7/2022). Tentu ini menjadi hasil yang sangat berarti bagi timnya, mengingat Max Verstappen yang menjadi pembalap andalan tim itu, mendapat kendala dengan mobil RB18. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca Juga:
Cara Mengecek Biaya Tol Selama Perjalanan dengan Google Maps

 
Meski Ia hanya mampu mengamankan posisi finish di urutan kedua, namun pencapaian Perez memberikan poin cukup besar untuk bersaing di titel Juara Dunia F1 2022. Apalagi Verstappen saat ini masih memegang pucuk klasemen. Keduanya terpaut 34 poin saat ini, sedangkan Tim Red Bull Racing F1 masih memimpin dengan 328 poin, terpaut 63 poin dari Tim Ferrari.
 
Market Development Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI), Sri Adinegara, mengatakan,kedua pembalap pembalap memiliki potensi untuk kembali raih podium ganda di Sirkuit Silverstone. Namun insiden tak bisa dihindari melihat persaingan yang kian tinggi di pertengahan musim, dan insiden menimpa Zhou Guanyu di tikungan pertama selepas start menunjukkan begitu bahayanya balapan ini.
 
“Meski Segio Perez alami kendala, namun bisa segera memulihkan posisi untuk bisa finis posisi kedua. Sementara Max Verstappen alami kerusakan di bawah mobil, dirinya tetap berusaha membawa pulang poin. Apreasiasi bagi kedua pembalap yang terus berupaya memberikan hasil maksimal bagi tim, dan saat ini Verstappen dan Perez berada di posisi 1 dan 2 klasemen Juara Dunia F1 2022 untuk memperebutkan titel juara dunia musim 2022,” ujar Sri Adinegara.
 
 
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif